2 Juli 2020 : Seminar Sahabat Guru Super Indonesia

Semuanya berawal dari Kelas Menulis Online Cerpen Dinamis Bersama Gol A Gong. Kali itu bersama Komunitas Penulis Pendidik Jawa Barat yang digawangi Erni Queen dan Prawiro. Ada seorang peserta bernama Rubaida Rose. “Mas Gong, ada waktu untuk memberi motivasi kepada teman-teman guru di komunitas saya?”

Akhirnya “terjadi maka terjadilah”. Saya menyanggupi. Tias Tatanka – menejerku yang cantik, mengatur agenda. Juni ini sangat padat dengan “Kelas Menulis Online Cerpen Dinamis”. Akhirnya disepakati Kamis 2 Juli 2020, pukul 19.30 – 20.30, Seminar Guru dan Menulis secara daring. Tema yang diusung “Membaca Itu Sehat, Menulis Itu Hebat”.

Saya cukup kaget juga ketika Rose memberi tahu, bahwa anggota komunitasnya mencapai tiga ribu orang lebih. Nama komunitasnya “Sahabat Guru Super Indonesia”. Semoga dengan seringnya para guru mengikuti seminar (daring) tentang literasi baca-tulis, membuka wawasan baru, bahwa membaca dan menulis itu sangatlah penting. Guru tidak melakukan dua hal itu, sungguh tidak keren! (GG)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Sepuluh Ciri-ciri Cerimis

Cerimis alias Cerpen Dinamis meniliki ciri-ciri sebagai berikut :

1. Tidak sekadar melihat peristiwa (fakta), tapi juga menemukan. Misalnya tukang bakso.
2. Menggali peristiwa itu dengan 5W plus 1H.
3. Memberi bumbu imajinasi pada peristiwa itu dengan menggunakan unsur intrinsik.
4. Temukan premisnya, utamakan tokoh, konflik dan endingnya dalam satu kalimat.
5. Beri sinopsis, berupa alur cerita tanpa menggunakan dialog dan suasana.
4. Cari judul, jangan lebih dari tiga kata.
5. Pesan bisa disampaikan oleh tokoh utama antagonis.
6. Perhatikan plot pointnya, yaitu peristiwa yang menggerakkan cerita.
7. Konflik antar tokoh.
8. Teknik menulis dinamis,tokoh bergerak.
9. Pembaca ikut bergerak, jadi bagian dari cerita.
10. Ending boleh tragis.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

28 Juni 2020: Kelas Menulis Daring di Era New Normal

Sejak era pandemi Covid-19 segalanya serba daring. Seminar jadi webinar dengan zoom. Saya sudah beberapa kali, dengan Fakultas Sastra UNPAD Bandung, HISKI, Forum TBM. Selain zoom, juga lewat Group Whatsapp. Ya, apa mau dikata. Itulah new normal. Seperti Minggu 28 Juni 2020, pukul 20.00 – 22.00, saya jadi instruktur tamu di “Kelas Menulis Daring” yang dinisiasi Muhammad Subhan dari Padang Panjang, Sumatra Barat.

“Terima kasih kepada Kang Gol A Gong yang telah hadir sebagai Instruktur Tamu dengan materi Membaca Itu Sehat Menulis Itu Hebat di Kelas Menulis Daring, kemarin malam, diikuti 255 peserta yang berdomisili di Jerman, Malaysia dan Indonesia. Ilmunya sangat bermanfaat, Kang. Sukses selalu buat keluarga dan Rumah Dunia. Salam kreatif,” begitu Muhammad Subhan menulis di status Facebook.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Sarapan Literasi Digital di Rumah Dunia

Setiap pagi, saya dan relawan Rumah Dunia sarapan di panggung. Sudah ribuan peristiwa di panggung ini sepanjang tahun 2004 hingga 2020 ini. Seperti Selasa pagi, 30 Juni, kami sarapan nasi bakar. Salam, Daru, Rudi, Hilman, dan Opik.

Kami mendiskusikan literasi digital sebagai solusi new normal di era pandemi Covid-19. Akun medsos Rumah Dunia akan dimaksimalkan. Twitter, IG, FB, Group, media online Kurungbuka.com  dan rumahduniaonline.wordpress.com. Tentu YouTube Rumah Dunia TV tidak mau ketinggalan. Semoga para relawan yang sedikit ini diberikan kesehatan kemudahan oleh Allah SWT. Amin.

#rumahdunia
#golagong
#relawanrumahdunia
#komunitassastra
#gerakanliterasikomunitas
#literasidigital
#gerakanliterasinasional2020

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Dialog Mengandung Konflik Menguatkan Karakter Tokoh

“Ciuman pertama. Aku hampir saja melakukan itu terhadap Siti Aisyah. Di kota besar, anak-anak SMP seusiaku waktu itu sudah biasa melakukan hubungan seks. Ada yang suka sama suka, ada juga yang memang menjebak si perempuan dengan minuman atau obat tidur. Aku tidak sebejat itu.” (Pengakuan Adelardo saat usia 14 tahun)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Cerita Putra Kedua di Abu Dhabi

Saya sedang sentimentil. Putra kedua, Gabriel Firmansyah sejak kelas 5 SD (2012) sekolah di Al Ain, Abu Dhabi. Tiba-tiba Senin 29 Juni 2020 mengabarkan, “Abi lulus SMA dan minggu depan test masuk kuliah di Abu Dhabi!”

Sudah delapan tahun di di Abu Dhabi. Saya sedih tidak menemani masa pubertas dia. Tahun 2020 dia tidak pulang, karena pandemi Covid-19. Sedangkan kakaknya – Nabila yang kuliah di Ghuangzhou, Tiongkok, justru belum bisa kembali kuliah. Kami tentu kangen kepada dia, dan saya juga tahu kalau dia kangen sama pacarnya sesama rapper.

Saya betul-betul terkejut, selama 8 tahun di Abu Dhabi, dia “berguru ke EmineM. Jika yang lain tidur, dia rekaman dengan lirik rimanya di gudang asrama. Literasi digital sangat dia manfaatkan. Semoga cita-citamu kuliah di Abu Dhabi terwujud! (Gol A Gong)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Minggu Seru dan Rumah Dunia TV

Minggu siang, 28 Juni 2020, areal dalam Rumah Dunia ramai. Kangen-kangenan tetapi tetap dengan protokol kesehatan. Para relawan Rumah Dunia yang tidak tidur di mess relawan berkumpul. Memang tidak banyak yang datang. Ada Toto ST Radik, Ardian Je, Gading Tirta, dan Rizki.

Rumah Dunia adalah Komunitas Literasi di Serang Banten, lokasinya di halaman belakang rumah saya seluas 1000 m2. Areal 500 m2 dipkai untuk mess relawan dan sekretariat, perpustakaan, ruang editing, panggung, dan mushola. Kegiatan utama dipusatkan di Taman Budaya Rumah Dunia seluas 3000 m2, lokasinya dekat saja sekitar 50 meteran.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Novel Terbaru Gol A Gong: Lelaki di Tanah Perawan

Jika sebelum internet ada, kita biasa mengirimkan novel kita ke majalah atau koran. Dimuat bersambung. Setiap pagi atau minggu memeriksa. Betapa senang melihat novel kita ada di sana. Sekarang hal itu tidak akan ada lagi, karena beralih ke platform digital. Zaman bergerak.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5