Latar Belakang Cerita Si Tokoh Dalam Dialog

“Al Bahri, itu lautan?” Chandra tidak sabar.

“Bukan sekadar lautan. Lebih dari itu…,” kedua mata Al Bahri menerawang jauh, ke sebuah kapal kayu yang dihuni pengungsi Aceh di era DOM. “Setelah melahirkan aku, Ibu meninggal. Nahkoda kapal mengubur ibuku ke laut. Jadi aku tidak akan bisa makan ikan, karena selalu merasa memakan jasad ibuku.”

Chandra memegangi tangan Al Bahri. “Aku minta maaf sayang, sudah mengorek kisah sedihmu itu.”

“Aku yang meminta maaf, karena tidak memiliki keberanian untuk menceritakan kisah itu. Sekarang aku lega. Batu besar yang menindih tubuhku serasa sudah hilang….”

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

2 Replies to “Latar Belakang Cerita Si Tokoh Dalam Dialog”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *