Pengalaman Mengikuti Kelas Cerpen Dinamis Gol A Gong

Seperti biasa, peserta menulis diperkenalkan dengan metode jurnalistik, yaitu 5 W+ 1H dan ini penting sekali untuk menggali sebuah peristiwa menjadi ide cerita yang nanti akan ditulis.

Kemudian dilanjutkan dengan premis cerita. Jujur, saya tidak mampu membuat sebuah premis– dan Mas Gong dengan sabar memberikan penjelasan dengan lugas sampai seluruh peserta itu dapat menyelesaikan tugasnya.

Pandemi Covid-19 musnah, Rahman siap ke Al-Azhar di Cairo, Mesir, mendapatkan beasiswa.

Setiap slide yang diberikan oleh Mas Gong selalu ditindaklanjuti dengan tugas. Misalnya, membuat sinopsis cerita pendek dan diberi waktu 10 menit. Seluruh peserta berlomba-lomba agar menjadi murid terbaik. Tetapi, selalu ada saran yang diberikan dengan jelas.

***
Ini adalah pertama kalinya saya mengikuti kelas menulis cerpen dinamis online yang betul-betul detail dalam menyampaikan sebuah materi, bukan hanya unsur intrinsik dan ekstrinsik melainkan cara mendapatkan sebuah tulisan yang baik disampaikan dengan lugas.

Sebagai seorang mahasiswa, saya sangat senang sekali bisa mengikuti kelas menulis ini. Bagaimana tidak? Selain murah biaya administrasinya juga belajar langsung dengan sastrawan terbaik Indonesia ini.

Pendaftarnya bukan hanya dari pulau Jawa saja, melainkan dari seluruh Indonesia dan bukan hanya itu– peserta mulai dari mahasiswa, guru, karyawan pabrik, bahkan ada ibu rumah tangga juga semuanya mendapatkan bimbingan dengan baik.

Walaupun kelas menulis cerpen dinamis ini online tetapi sangat berkesan. Karena gurunya mau mengoreksi semua peserta kelas menulisnya. Saya mengikuti kelas menulis bukan pertama kalinya, melainkan sudah beberapa kali di lain-lain tempat.

Tidak semuanya guru mau meriksa tulisan muridnya, hanya di kelas online Mas Gong-lah yang menurut saya tidak pandang bulu– di kelas menulis lainnya, selain mahal hanya memberikan materi saja tidak praktik secara langsung.

Akhirulkalam, saya hanya bisa menyampaikan bahwa kelae online ini sangatlah bagus untuk kita yang ingin bisa menulis cerpen dinamis. Terima kasih, Mas Gong atas ilmunya.

*) S Rahman, Mahasiswa UIN SMH Banten

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *