Film Balada Si Roy

Semoga Allah SWT memudahkan segala urusan film Balada Si Roy. Semoga pandemi Covid-19 segera berlalu. Sabtu 11 Juli 2020, saya berbincang-bincang dengan Fajar Nugros – Susanti Dewi. Mereka siap memfilmkan Balada Si Roy antara Desember 2020 – Februari 2021. Selain terkendala Covid-19, juga para pemainnya masih terikat kontrak. Doakan, ya! Semoga kali ini semunya diberkahi Allah SWT.

Nah, sebelum filmnya, ayo, siap-siap kaosnya. Ada puisi yang ditulis Gol A Gong tentang “lelaki harus pulang”. Pemesanan ke WA Jordy Alghifari 0812 1337 7868. Harga Rp. 125 ribu, belum ongkos kirim. Seperti biasa, keuntungannya untuk mensubsidi Rumah Dunia.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Tubin, Tema Lomba yang Tidak Biasa

Saya paling takut menulis cerita pendek kemudian di tengah jalan si pembaca menggreutu, “Ah, endingnya udah ketebak!”

 Jika pembaca (seperti saya) mengulas sebuah cerpen, bagaimana pun subjektivitas mendominasi. Apalagi saya bukan kritikus sastra tetapi pembaca, jadi lebih banyak sok tahunya ketimbang mengerti . Jadi ulasan saya ini – katakanlah lebih pada saling bertukar pengalaman saja. Belum tentu juga cerpen-cerpen saya bagus. Menjadi pengulas tentu lebih menyenangkan, bukan?

Nah, mari kita mengulas keempat cerpen di bawah ini. Saya, kok, merasa sedang duduk di kursi pesakitan, mendengarkan 4 orang bercerita tentang “tubin” alias “empat hari kemudian”. Sebagai pembaca, saya tidak diberi kesempatan untuk membangun imajinasi sendiri. Kalau dalam istilah kernnya: plese, don’t tell, but show!

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5