Kelas Menulis Gol A Gong Untuk Agenda September 2020

Kelas Menulis Gol A Gong secara online dimulai 5 Juni 2020. Kelas cerpen terdiri dari dua kelas, yaitu Kelas Cerimis (Cerpen Dinamis) kemudian berlanjut ke Kelas Certalik (Cerpen Bertabur Konflik). Begitu juga di Kelas Novel Best Seller berlangsung dua kelas. Juni hingga Agustus 2020 berlangsung lancar. Jika ingin bergabung kontak WA 0819 06311 007.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Lima Puisi Tentang Laut Oleh Gol A Gong

1.
ODE NELAYAN

Negeriku berkibar tanpa arah
angin tak bisa lagi membaca cuaca
aku melempar jala ke muara
cintamu hanyut menuju samudra

Kisahmu yang mendunia
terhempas gelombang
tertimbun lumpur
terang bulan bukan lagi untukku
ikan-ikan berpindah ke dalam kaleng
aku melarung perahu
tanpa sesajen

Cintaku, laut menjauh
cakrawala terhalang kapal perompak
kopiku sudah lama dingin
air laut berpindah ke dalamnya

Karangantu Oktober 2017

#

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Senyum Seni(man)

Banyak orang menganggap sepele seni. Padahal itu bagian dari kita, keseharian manusia. Seperti halnya sampah, sisi lain dari kita yang buruk. Seni hadir untuk memperhalusnya.

Kadang kita menyepelekan apa yang sudah kita lakukan. Padahal banyak orang yang tersakiti. Kita selalu ingin dihormati, bahkan dalam keadaan tersudut. Apalagi ketika kita sudah membeli semua yang kita butuhkan, termasuk membeli kehadiran manusia. Kita merasa, bahwa semua orang harus menghamba kepada kita.

Jika kita berkubang di dalam seni tetapi kita merasa tidak pernah berhasil memperhalus diri kita sendiri, berarti ada yang salah dengan diri kita. Kualitas karakter kita suah terbentuk sebelum seni hadir di dalam diri kita.

Ingat, seni hadir untuk memperhalus.
Bukan malah menjerumuskan.

*) Foto: Art Street Edi Bonetski di dinding Bimasena ArtSpace, Taktakan Serang.

#Jumat
#khutbahkehidupan

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Happy Birthday, Mas Gong!

Dua hari yang lalu saya harus berada di desa bersama rekan-rekan tim kerja, karena ada keperluan pekerjaan. Di sana tak ada sinyal sama sekali, jangankan sinyal, akses jalannya saja bisa bikin orang stress, apalagi saat itu jalan berlumpur bahkan banjir.

Karena tak ada sinyal, saya tidak bisa update status atau sekedar bersapa via media social, dua hari yang lalu, orang yang menurut saya telah memberikan andil besar dalam proses perjalan hidup adalah guru menulis di komunitas kelas menulis rumah dunia. Wasilah dari ilmu menulis yang ditransfernya pada diri ini, telah memberikan banyak manfaat, bahkan di kehidupan saya saat ini.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5