Sekali lagi, segala kritikan itu biarkan saja. Ucapkan terima kasih, kalau perlu. Puisi itu pengalaman puitik penulisnya. Nanti puisi yang kamu tulis akan menemukan pembacanya. Ini puisi saya:

Di Taj Mahal, 2012

KEHILANGAN KIBLAT

Sorban putih lusuh mencari-cari siapa pemiliknya di luar masjid jalanan rusuh air wudhu telah kembali kepada-Nya

Orang-orang panik kehilangan kiblat di menara masjid adzan dikasetkan udara dihiasi ayat-ayat sesat masa depan menuju pintu kematian

*) Serang, 29 Oktober 2020

Pasti ada yang suka dan ada yang tidak. Yang paling penting, saya sudah plong dan bahagia menuliskannya.

Please follow and like us:
error51
fb-share-icon0
Tweet 5

ditulis oleh

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia