Fiksi Mini: Jatuh Cinta Kepada Rudi

Rudi berdiri merapat ke tembok. Tubuhnya terhalang tanaman pucuk merah. Sejak tadi kedua matanya tidak berkedip, menatap marah kepada Toni dan Agnes, yang duduk bermesraan di sudut café. Candle night menghiasi meja mereka.

“Sekarang kamu percaya kan! Aku nggak nyebar hoax!” Yanto tersenyum.

“Aku nggak nyangka! Agnes!” Rudi mengepalkan tangan kanannya.

“Sudah! Lupakan! Masih ada aku yang mencintaimu,” Yanto meraih tangan kiri Rudi, meremasnya dengan mesra.

Rudi menepis dengan halus. “Aku mohon maaf. Tanpa bermaksud menyakitimu. Kita berteman saja, To! Sekarang aku memikirkan omongan Mama! Selama ini aku salah jalan!”

Rudi membalik, pergi, dan meninggalkan Yanto yang berdiri mematung.

– ( Gol A Gong /Gambar: news.detik.com)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *