Pesan Bapak, “Kalau kita menyelenggarakan pameran lukisan, pasti berharap orang banyak datang. Atau membngun rumah, kita undang orang-orang agar datang melihat ryumah kita. Begitu juga Tuhan yang menciptakan semesta raya ini. Tentu Tuhan pun ingin ciptaannya dilihat kita. Maka, pergilah dari rumah, bertualnalah. Kamu jangan seperti katak dalam tempurung.”
Pesan Bapak yang lain, “Bertebaranlah di muka bumi. Datangi seluruh penjuru bumi. Temui saudara-saudaramu dari berbagai suku bangsa. Beri mereka senyuman. Tebarkan bahasa perdamaian.” Bapk kini sudah 13 tahun meninggalkanku, menghadap-Nya. Tepatnya 15 Desember 2007 Bapak wafat. (Gol A Gong)