Malamnya kami berkumpul di sebuah rumah besar. Api unggun. Nasi ketan, Tentu tuak. Saya tersadar sudah pagi. Semua masih tergeletak dan ikut bangun. Saya terduduk. Memandang mdereka yang baru saya kenal.

Semua pengalaman ini saya tulis dan dimuat bersambung di majalah Anita Cemerlang. Kemudian dibukukan Puspa Swara dengan judul “Perjalanan Asia”.

Perjalanan yang mengasyikan. Tapi saya tidak mau mengulanginya lagi. (GG)

Please follow and like us:
error51
fb-share-icon0
Tweet 5

ditulis oleh

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia