Orang Baik dan Orang Jahat Ada Di Mana-mana

Ada pameo “don’t judge the book by the cover”. Atau juga “jangan menilai seseorang dari penampilannya”. Itu semua dimaksudkan agar kita jangan “tak kenal maka tak sayang”. Secara teori sederhana. Begitu praktik, sering muncul kejutan-kejutan yang tidak kita duga. iItu menarik bagi kita yang menekjuni dunia menulis, karena bisa menambah wawasan tentang pengembangan karakter tokoh novel kita – antagonis atau protagonis.

Ketika saya traveling pada 1980-an, saya menulis begini: orang baik dan orang jahat itu ada di mana-mana. Kata Bapak, “Kamu harus jadi orang baik.” Kemudian saya jadi tahu, mana yang pantas jadi teman atau tidak. Dan itu terus terjadi hingga sekarang di sata usia saya 57 tahun. Begitulah hidup: pahit dan manis semua harus saya reguk! (GG)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *