Setahun Bermasker di Era Pandemi Covid-19

Pada 7 Maret 2020, saya resmi me-lockdown-kan diri. Kami tinggal di rumah. Jika keluar, masker jadi “perhiasan” seperti halnya celana, baju, dan sandal atau sepatu. Tanpa masker, hidup kita jadi susah.

Banyak orang yang kemudian mati sia-sia karena mengabaikan protokol kesehatan 3M – memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Dengan mentaati 3M ini, kita sudah melindungi diri, keluaga, saudara, juga tetangga dan lebih besar lagi Indonesia.

Ini dia “new normal”. Kita harus siap menerimanya. Vaksidnya juga belum sampai ke kita. Entah kapan. Bersabar. Kita berdo’a, ya, agar dijauhkan dari bahaya Covid-19. Kepada yang masih belum percaya Covid-19 itu ada, jalan-jalan ke rumah sakit saja, ya! (GG)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *