Membacai Catatan Perjalanan Benny Arnas di Karimata, Membuat Saya Gelisah dan Ingin Bertualang Kembali!

Alhamdulillah. Tias – isteri saya yang cantik dan solehah, merasakan kegelisahan saya. Kemudian mengizinkan. Agenda ke Karimata (backpacking) kami rancang akhir Maret ke awal April 2022. Semoga saya diberi kesehatan, kesempatan, dan kemudahan. Apalagi kemarin (Jum’at 29/10/2021) Benny memberiku kesempatan berbincang-bincang dengan si Winnetou eh Ale, yang ternyata kata Benny hidupnya jadi nomaden gara-gara Indiana Jones dan Balada Si Roy – novel berseri yang saya tulis. Lha, jadi absurd begini!

Di Taman Bacaan Karimata. Untuk tahu seguru apa dirimu, ajarlah anak-anak …. Foto Benny Arnas

Baca lagi saja catatan perjalanan Benny lainya di https://ruangsastra.com/…/kelas-menulis-dan-gadis-yang…/ . Betapa rasa sepi penduduk di desa Tanjung Kuru dengan piawai Benny pindahkan ke dalam kata. Ketika Benny menyebut nama “Sela” – gadis cantik berkulit putih yang melawan tradisi menikah muda, saya teringat pada seorang gadis manis di Pulau Seram, yang menolak kalah karena terasing dari dunia luar, sekitar tahun 1987.

Please follow and like us:
error18
fb-share-icon0
Tweet 5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)