Literasi Baca-Tulis Dimulai dari Membaca Nyaring Kepada Anak-anak Kita

Mendongeng di depan anak-anak Lopo Cerdas, Atambua, Kabupaten Belu, NTT, 4 April 2022

Itu juga saya dan Tias Tatanka lakukan kepada 4 anak kami. Isteri saya – Tias Tatanka paling rajin membacakan nyaring kepada Bella, Abi, Odi, Kaka selagi kecil. Kalau saya biasanya lebih sering tanpa membaca buku. Bahannya cenderung menggunakan alat peraga dan gestur tubuh seperti layaknya pertunjukan teter. Kadangkala keempat anak kami ikut terlibat jadi pemainnya. Ini juga bagian dari literasi keluarga.

Perayaan World Read Aloud Day (WRAD) dirayakan tiap pada Rabu pekan pertama di bulan Februari, yang tahun ini jatuh pada 2 Februari 2022. Perayaan Hari Membacakan Nyaring Sedunia semula digagas oleh Mrs. Pam Allyn yang juga pendiri organisasi nirlaba, LitWorld, di New York, Amerika Serikat.

Di sebuah TK Boru, Folres timur, akhir Maret 2022

Sejak 2010, World Read Aloud Day diperingati bersama, dan kini sudah tidak kurang 173 negara dan jutaan orang di dunia merayakannya.

Tahun 2022 ini, Komunitas Read Aloud Indonesia (RAI) bersama Perpustakaan Nasional RI mengadakan parade dan talk show World Read Aloud Day Indonesia 2022, bertemakan “Read Aloud Change The World” yang menghadirkan sejumlah praktisi literasi dan tokoh masyarakat.

Menceritakan kisah orang-orang sukses kepada anak-anak sekolah juga pentin. Ini di MIN 2 Pulau Solor, Maret 2022 bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan lores Timur.

Nah, ingat ya. Setiap hari Rabu pekan pertama di bulan Februari, kita merayakan “Hari Membacakan Nyaring Sedunia” dengan cara Membacakan Nyaring buku-buku cerita kepada anak-anak kita. Menurut penelitian, anak-anak yang sering dibacakan cerita secara nyaring kecerdasannya lebih cepat 1 tahun dari anak-anak yang tidak dibacakan.

Please follow and like us:
error18
fb-share-icon0
Tweet 5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)