Serah Terima Jabatan Jang RuDun dari Opik ke Naufal

Pada tahun ke-3 menjadi relawan RD, saya memberanikan diri mengabil sebuah keputusan yang tepat untuk belajar menjadi Jang RuDun. Awalnya, sosok Jang RuDun hanya sebagai Maskot Rumah Dunia TV di kanal YouTube tapi lambat laun berubah menjadi Maskot Rumah Dunia juga. Entah mengapa, saya pasti terima setiap tawaran jika Mas Gong, sapaan akrab Gol A Gong yang langsung menawarkannya. Saya percaya, beliau sedang “menggembleng” saya untuk menjadi manusia yang lebih baik. Saya yakin, jika seorang guru menawarkan sesuatu hal yang positif, dan langsung dieksekusi, pasti akan ada kejadian memetik buah dari prosesnya.

Jang RuDun, itulah nama yang saya sandang sebagai Maskot RD. Ciri khasnya; kostum putih-hitam, sarung biru dengan motif kotak-kotak, dan selayer baduy yang diikat di kepala serta memakai sendal jepit. Jika terdengar suara “Hahahahahaaa” maka ia adalah Jang RuDun yang diresmikan pada 27 April 2019 lalu.

Setelah saya bersama Mas Gong dan relawan RD lainnya melakukan Meeting Creative tentang Jang RuDun, kami uji coba tampil perdana dalam Program Mata-Mata, “Bongkar Yuk!” di depan TOL Serang Timur pada (11/05/2019) lalu. Hasil videonya, bisa dinikmati di sini : https://www.youtube.com/watch?v=922ECYTpPlU….

Berperan sebagai Jang RuDun bisa menambah wawasan serta pertemanan. Saya bisa bertemu dengan tokoh-tokoh publik di Banten, seperti Rano Karno atau Wahidin Halim untuk meliput suatu kegiatan. Saya bisa belajar menghadapi pejabat publik. Selain di Banten, Jang RuDun juga berhasil mendokumentasikan para penulis, sastrawan, filmmakers, hingga artis nasional melalui akun YouTube: Rumah Dunia Tv dan Gol A Gong Tv. Silakan cek sendiri.

Saya dan relawan RD lainnya juga pernah diajak Mas Gong untuk mengikuti program Gempa Literasi. Menurutnya, Gempa Literasi merupakan gerakan penyadaran lewat iqra dan qolam. Gempa yang menghancurkan kebodohan dengan skala 26 alphabet melalui kegiatan orasi literasi, pertunjukkan seni, bedah dan peluncuran buku, bazar buku, hibah buku, aneka lomba literasi serta pelatihan dan diskusi.

Waktu itu, saya berperan Jang RuDun, Rudi Rustiadi sebagai Sutradara, dan Sirajudin Abbas (Iyoey) selaku kameramen yang terpilih untuk ikut Gempa Literasi Jawa Barat bareng Mas Gong dengan menggunakan mobil pribadinya. Acaranya, dimulai pada tanggal 3 – 28 September 2019 di 13 Kota: Karawang, Purwakarta, Subang, Sumedang, Majalengka, Cirebon, Kuningan, Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Bandung, Sukabumi, dan Bogor. Saya bersyukur bisa mengenal dan merasakan hidup bersama sosok guru seperti Mas Gong. Selama perjalanan Mas Gong banyak mentransfer ilmu kehidupan kepada saya dan relawan RD lainnya.

Berkegiatan di RD memang tidak akan ada habisnya. Sampai tahun ini, setelah Mas Gong dikukuhkan oleh Perpustakaan Nasional Repubik Indonesia (Perpusnas RI) sebagai Duta Baca Indonesia priode 2021-2025 (Menggantikan Najwa Shihab), saya ikut berkegiatan bersamanya ditemani Rudi Rustiadi dan Daniel Mahendra. Nama kegiatannya: Safari Literasi – Perpusnas RI, Jawa-Bali-NTB-NTT, 18 Januari hingga 10 April 2022 dengan mengusung tema “Membaca itu Sehat, Menulis itu Hebat”. Dalam kegiatan tersebut, saya tentu berperan juga sebagai Jang RuDun.

Setelah tiga tahunan berperan sebagai Jang RuDun, Mas Gong mengubungi saya via telepon dan personal chat; WA pada Jumat malam (17/06/2022) saat beliau sedang rapat dengan para relawan RD lainnya. Katanya, Opik sudah selesai berperan sebagai Jang RuDun. Sekarang Jang RuDun dilimpahkan kepada Naufal, relawan RD paling junior, regenerasi. Tentu saya bersyukur, alhamdulillah. Saya langsung meresponsnya dengan mengadakan syukuran sambil potong nasi tumpeng.

Pada 13 Juni 2022 adalah tanggal bersejarah bagi saya dan Rumah Dunia karena Pengukuhan Jang RuDun baru. Berita acaranya ada di sini… https://golagongkreatif.com/…/rumah-dunia…/… yang ditulis oleh Naufal, selaku Jang RuDun baru. Selain itu, ada juga di sini… https://golagongkreatif.com/…/taufik-hidayatullah…/2/… ditulis oleh Rohman dan ini https://www.kurungbuka.com/nasi-tumpeng-mamah-sulis…/… .

Menjadi Jang RuDun selama tiga tahun, saya banyak belajar dari setiap kejadian yang saya alami bersama Mas Gong dan keluarga RD. Untuk saat ini, saya baru bisa berterima kasih dan berdoa kepada Mas Gong, khususnya dan keluarga Rumah Dunia, umumnnya. Semoga jasa-jasa kebaikan kalian dibalas oleh Allah dengan sebaik-baiknya balasan. Aamiin. Semangat Naufal Nabilludin~

Anyar, 16 Juni 2022

Taufik, Jang RuDun Periode 2019-2022

Please follow and like us:
error18
fb-share-icon0
Tweet 5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)