M. Ajizi Ali: Fokus Tumbuhkan Bibit Taekwondoin Muda

Untuk menguji coba hasil latihan, ia sering mengajak para muridnya untuk mengikuti turnamen, salah satunya yaitu Best of the Best Prabu Taekwondo Challenge yang dihelat di Stadion Sport Center Tangerang pada 22 hingga 24 Juli lalu. Turnamen itu diikuti oleh para peserta dari berbagai provinsi, yaitu Jambi, Sumatera Barat, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta. Hasilnya, dari 25 muridnya yang bertanding, sebanyak 7 medali emas berhasil didapatkan di kelas pemula.

Sebagai pelatih, ia merasa senang atas capaian yang diraih para muridnya. “Semoga ke depannya murid-murid saya maupun para taekwondoin di Cilegon terus meningkatkan prestasi di tingkat lokal maupun nasional,” kata guru olah raga SMP Unggulan Uswatun Hasanah itu, Senin (1/8).

Pada Februari dan Maret lalu, para anak didiknya juga mendapatkan beberapa medali emas di ajang Prabu Challenge V di Tangerang dan Walikota Cup Taekwondo Championship 2022 di Kota Serang.

Bukan Hasil Kerja Semalam

Keberhasilan Ajizi dalam melatih para murid bukanlah hasil kerja satu malam. Ia memulai karier sebagai pelatih taekwondo sejak lulus dari pesantren pada 2010 dan belajar dasar taekwondo sejak SMP di Parung, Bogor. Kini ia sudah memiliki sabuk hitam dengan tiga dan (setrip). Selain itu, di klubnya kini sudah ada dua pelatih inti, termasuk dirinya, dan tiga asisten pelatih.

Setelah belasan tahun melatih taekwondo di berbagai sekolah, akhirnya ia mendirikan Kite Taekwondo Club Cilegon dengan tujuan agar para benih taekwondoin muda ‘tidak hilang’. “Biasanya, kalau saya melatih di sekolah, setelah lulus para calon atlet taekwondo hilang entah ke mana. Sekolahnya selesai, belajar taekwondonya juga selesai. Sangat disayangkan,” kata lelaki yang gemar tour dengan mengendarai sepeda motor itu.

“Makanya, saya bikin klub. Jadi, walaupun murid-murid saya sudah lulus sekolah, mereka tetap bisa belajar dan bersilaturahmi. Syukur-syukur bisa ikut bantu melatih,” ucap lelaki yang kerap memimpin salat dan pengajian di tempat tinggalnya di kawasan belakang Pasar Kranggot Cilegon itu.

Terkait perkembangan taekwondo di Cilegon, ia menilai, “Sedang maju pesat. Dan Alhamdulillah, walikota memberi dukungan secara penuh.” Dengan dukungan seperti itu, ia berharap para pelatih dan anggota taekwondo di Cilegon bisa lebih bersemangat lagi dalam berlatih dan meraih prestasi. *

Please follow and like us:
error18
fb-share-icon0
Tweet 5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)