“Harapan saya, di hari jadi Kota Serang semoga pemerintah bisa lebih memperhatikan sekolah-sekolah swasta. Sekarang kan gini, sekolah negeri makin banyak, imbasnya sekolah swasta jadi tidak dapat murid. Jadinya sekolah swasta banyak yang tutup,” kata Bakti, saat ditemui di sela-sela mengajar, di SMKN 1 Cikande, Julang, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Rabu (10/8/2022).

Beberapa sekolah swasta yang tutup seperti Prisma, STM Hasanudin dan SMA 17. Bakti merasa kasihan melihat nasib guru-guru yang sudah lama mengajar di sekolah itu, kemudian harus kehilangan pekerjaan.

“Kan imbasnya juga jadi ke guru-guru yang akhirnya kehilangan pekerjaan. Padahal mereka sudah mengabdi selama sekian tahun di sekolah itu. Di Prisma misalnya banyak teman-teman saya yang guru, akhirnya karena sekolah tutup, jadi ga ada pekerjaan,”  jelas Bakti yang mengajar jurusan mesin.

Selain itu, ia juga ada kegelisahan soal alumni atau lulusan sekolah di Kota Serang yang banyak memilih pergi ke luar kota. Bakti berharap agar mereka pulang dan membangun derah Banten.

“Setahu saya alumni-alumni dari Kota Serang selalu lari ke kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung dan sekitarnya. Untuk itu, ayo alumni-alumni Kota Serang pulang, balik lagi ke Serang, bangun daerah Banten agar lebih maju,” paparnya.

Lulusan pendidikan teknik mesin IKP Jakarta sekarang Univeritas Negeri Jakarta (UNJ) tahun 1991 ini juga berharap agar lulusan SMKN 1 Cikande agar terus melanjutkan sekolah hingga ke jenjang yang lebih tinggi.

“Saya sebagai guru, berharap semoga alumni SMK terus melanjutkan hingga kuliah. Soalnya kebanyakan di sini, selesai tamat SMK udah enggak lanjut. Kalau sekolahnya hingga ke jenjang yang tinggi, mudah-mudahan nanti posisi jabatannya lebih baik lagi,” harapnya. *

Please follow and like us:
error52
fb-share-icon0
Tweet 5

ditulis oleh

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia