Cinta dan Gerakan Reformasi (16)

Kami di Unisba, para mahasiswa menggelar mimbar bebas sekitar satu jam. Dalam tuntutannya yang disebut sebagai “Sepultura (sepuluh tuntutan rakyat)”.

Tak berapa lama, kami sepakat turun ke jalan mengadu ke DPRD Jabar. Dengan mengusung spanduk bertuliskan “Merah Putih Prihatin”, kami bergerak keluar kampus. Tapi di depan kampus, rombongan dihadang Kapolresta Bandung Tengah Letkol Pol. Dadang Rusli, beserta anak buahnya, dibantu beberapa petugas Polwiltabes.

Kali ini kami tidak mundur dan terus merangsek maju. Apalagi setelah beberapa mahasiswa Unpas ikut menggabungkan diri. Dalam waktu singkat ratusan mahasiswa sudah menutupi Jl. Tamansari, sehingga petugas mengalihkan arus lalu lintas ke Jl. Purnawarman. Para aparat mencoba membujuk mahasiswa agar kembali ke kampus, tapi kami tetap bertahan.

Sedikit demi sedikit rombongan mahasiswa kembali bergerak ke arah kampus ITB. Akibatnya para petugas terpaksa menahan mahasiswa mahasiswa dengan sekuat tenaga agar tidak mendekati pasukan anti huru hara dari Polda Jabar dan Polwiltabes yang sudah membentuk dua lapis pagar betis sejauh 75 meter dari kampus.

Kira-kira 10 meter dari pagar betis petugas, aksi dorong-mendorong terhenti. Para mahasiswa lalu menggelar aksi duduk di tengah jalan seraya menyuarakan keprihatinan dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan shalawat atas Nabi.

Pada pukul 12.05, salah seorang dari mahasiswa mengambil inisiatif mengumandangkan adzan lohor. Setelah itu, kami bertayamum dan sholat lohot berjamaah di tengah jalan, disaksikan aparat keamanan.

Usai sholat, hujan mulai turun. Para mahasiswa berbalik arah dan bergerak ke kampus Unisba dan membubarkan diri.

Kami para aktivis berkumpul di ruangan SEMA untuk mengadakan evaluasi atas aksi tadi dan bersepakat untuk melakukan aksi kembali pada keesokan harinya.

Aku agak lelah hari ini. Aku pun menuju ke masjid kampus dan memanjat tangga menuju lantai dua setengah dan rebahan. Perlahan aku tertidur di antara angin yang semilir..

Bersambung ke bagian 17

Please follow and like us:
error18
fb-share-icon0
Tweet 5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)