Catatan di Hari Kelahiran ke-49 oleh Ishak Salim

Kadang saya merasa malu orang lain mengetahui berapa usiaku. Entah kenapa harus malu. Mungkin karena sekian lama saya hidup bukan dengan kawan-kawan yang sepantaran. Umur sebelas tahun saat saya pindah ke Jakarta dari Pinrang di Sulawesi Selatan, saya dengan semena-mena diturunkan kelas. Saat itu saya seharusnya duduk di kelas V SD, tapi setiba di Jakarta dan setelah pengurusan administrasi sana sini, akhirnya saya ditempatkan di kelas IV SD. Alasanyya klise, kualitas pendidikan di Pinrang jauh lebih rendah dibandingkan dengan Jakarta. Mungkin benar, tapi jangan menimpakan alat ukur itu pada seorang anak kecil seperti saya pada saat itu.

Itu pengalaman pertama saya menjadi anak paling tua di kelas. Beberapa anak sebenarnya mulai sekolah di SD itu saat umurnya masih 6 tahun. Saya dan teman-teman di Pinrang patuh pada aturan mulai SD itu pada usia 7 tahun. >>> ke halaman berikutnya

Please follow and like us:
error42
fb-share-icon0
Tweet 5

ditulis oleh

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia