Orakadut si gila dari kota Golokali bingung ketika beberapa intel memasuki halaman rumahnya di kolong jembatan.

“Ada apa, Pak?” Orakadut menghalangi jalan ketika para intel itu bermaksud masuk ke rumahnya.

“Istrimu, mana?” tanya intel satu.

“Di sungai. Sedang nyuci.”

“Nyuci apa?” intel dua menatapnya.

“Ya, nyuci bajulah!”

“Yakin?” intel tiga minta kepastian.

“Emang nyuci apa?” Orakadut balik bertanya.

Intel tiga memutar arah, ke halaman samping rumah Orakadut sambil berteriak, “Beberapa warga dari jembatan melapor kepada kami, bahwa istri Orakadut bukan sedang nyuci baju di sungai!”

“Lha, nyuci apa, dong?” Orakadut berlari mengejar intel tiga diikuti intel satu dan dua.

Keledai yang sedang asik tidur siang merasa terganggu. Ia bangun dan bersuara.

Ketiga intel itu sudah berada di pinggir sungai. Betapa kaget Orakadut ketika melihat istrinya sedang mencuci uangnya yang kotor terkena lumpur.

Ketiga intel itu bertolak pinggang sambil melotot kepada Orakadut.

“O Te Te!” teriak intel satu.

“Tertangkap basah!” intel dua tertawa.

“Pas banget, lagi nyuci di sungai! Basah-basahan!

Ya, istri Orakadut terkena operasi tangkap tangan alias OTT oleh ketiga intel itu. Mereka berpatokan pada peraturan raja, bahwa jika uang yang kita punya kotor jangan dicuci di sungai apalagi dilaundry, tapi tukar saja ke bank sentral.

*) Serang 12 April 2023

Please follow and like us:
error50
fb-share-icon0
Tweet 5

ditulis oleh

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia