Banyak orang di Indonesia merasa sudah menulis novel. Padahal dia menulis kisah hidupnya (autobiografi) atau menulis kisah hidup orang lain (biografi).

Menulis novel itu bukan pekerjaan melamun, tapi ada ilmunya dan itu mudah dipelajari. Kita harus mengawalinya dengan riset, menuliskannya, dan menyunting. Dengan riset, saat menulis jadi punya banyak bahan.

Jika kita tetap bersikeras menulis novel berdasarkan kisah hidup, tinggal dibumbui imajinasi, yaitu unsur intrinsik.

Kemudian tema yang diusung. Cobalah bumbui dengan tema “cinta terlarang”. Misalnya pacaran beda agama dan beda suku bangsa.

Tema itu bisa menentukan adanya konflik atau tidak sebuah novel. Tema “cinta terlarang” saja sudah mengandung konflik. Silakan dicoba, ya.

Please follow and like us:
error51
fb-share-icon0
Tweet 5

ditulis oleh

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia