Selanjutnya Ahmad Salihin selaku Region Head Sulampua yang didampingi oleh Dwi P. Widodo selaku Branch Manager Cabang Makassar menyampaikan bahwa Bank Muamalat sebagai lembaga keuangan syariah, sangat mendukung pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

“Kami memahami betul pentingnya peran akademisi dan mahasiswa dalam menciptakan inovasi-inovasi baru dalam bidang ekonomi syariah. Saya berharap melalui program ini dapat menjadi ajang yang baik untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam bidang perbankan dan ekonomi syariah. Kami siap untuk memberikan dukungan dan kerja sama dalam mengembangkan potensi-potensi yang ada di bidang ekonomi syariah,” jelasnya.

Lebih lanjut Anton selaku Direktur Muamalat Institute menambahkan bahwa MI cukup terbuka dan sangat mendukung program MInterin untuk membangun kualitas SDM Indonesia yang unggul melalui sinergi triple helix model yakni dengan menyatukan kolaborasi antara unsur Pemerintah, Kampus dan Industri agar mendukung pertumbuhan Industri Halal dan Perbankan syariah menuju Indonesia Emas 2045.

“Muamalat Institute akan berperan aktif dalam menjembatani sinergi tersebut dengan program-program yang konkrit, seperti; penelitian, inkubasi bisnis, pemagangan, sertifikasi kompetensi, dosen tamu dan gerakan literasi. Semua itu untuk terciptanya ‘link & match’ dalam MBKM serta mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, pungkas Anton yang juga merupakan pejabat senior di Bank Muamalat Indonesia,” terangnya.

Dalam kunjungan Kampus ke Graha Muamalat Makassar, BMI memfasilitasi mahasiswa melakukan office tour dan pembukaan rekening Bank Muamalat melalui Customer on Boarding (CoB) yang membuat pembukaan rekening sangat cepat dan mudah. Pembukaan rekening ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa agar dapat langsung mengaplikasikan materi yang telah disampaikan terkait pemahaman dasar perbankan syariah untuk dapat menggunakan produk-produk perbankan syariah sebagai bentuk dukungan nyata pada Perbankan Syariah.

“Ke depannya Bank Muamalat Indonesia dan Muamalat Institute terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah melalui program-program Link and Match Kampus dan Industri seperti Muamalat Enlightenment Campaign Program (MINTERIN), Muamalat Indonesia Kompeten (MIKO), Muamalat Institute Kuis Interaktif (MIKIR), Muamalat Institute Business Innovation Incubator (MIBII) hingga Dosen Tamu. Melalui program tersebut diharapkan mahasiswa dapat menjadi prime mover  (penggerak utama) dalam inklusi produk dan layanan keuangan syariah,” tutup Anton. (rls/dhe)

Please follow and like us:
error52
fb-share-icon0
Tweet 5

ditulis oleh

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia