“Di acara ini anak-anak menampilkan tarian dengan menggunakan lagu berbahasa negara yang dipilih. Contoh: negara Korea Selatan, anak-anak menari dengan iringan lagu (salah satunya) nabiya atau kupu-kupu yang merupakan lagu anak-anak terkenal di Korea Selatan. Setelah mengenalkan lagu itu anak-anak penasaran dengan lirik lagu serta artinya. Dan disaat itulah anak-anak belajar bahasa dari negara lain melalui lagu,” lanjutnya.

Acara ini pun dihadiri oleh Ketua Pengawas PAUD Kecamatan Kramatwatu, Kholis Yati, M.Pd. dan Kepala SD Global Indonesia Florianus Gardin, S.S, M.M.

“Selain itu para orang tua juga terlibat aktif dalam acara ini, karena mereka semua mempersiapkan makanan dan minuman khas dari negara yang telah dipilih. Hal ini menjadi salah satu alasan penting ada acara UN day di sekolah, untuk mempererat hubungan anak dan orang tua, anak dan guru, serta orang tua dan guru,” tutup Indri.

Please follow and like us:
error54
fb-share-icon0
Tweet 5

ditulis oleh

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia