Pada kesempatan itu Gol A Gong memberi pelatihan menulis travel writing atau catatan perjalanan. Ia mengatakan bahwa soft skill ini penting karena bernilai ekonomis. Gol A Gong menceritakan pengalaman menulis catatan perjalanan di berbagai negara. Honor dari menulis catatan perjalanan bisa menjadi bekal selama travelling.

Kepada para peserta Gol A Gong membagikan 6 hal penting yang harus ditulis dalam catatan perjalanan, yaitu how to get there, how to stay, how to eat, how to city tour, how to shop, dan how to pray. “Selain itu untuk menulis catatan perjalanan dibutuhkan juga wawancara menggunakan 5W+1H. Tanjakan bagaimana pendapat turis atau wisatawan terdapat objek yang kita tulis,” jelas Gol A Gong.

Adi Nasumardy, Pembina Jurnalistik Samanda mengaku senang dengan kehadiran Duta Baca Indonesia yang menjadi narasumber pelatihan jurnalistik. Adi berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan minat menulis siswa, sehingga mereka bisa lebih produktif. Ia juga mendorong agar para siswa lebih aktif lagi mendalami dunia literasi.

“Di tengah kepadatan jadwal kegiatan, beliau masih bisa menyempatkan untuk memberi wawasan kepada kita semua. Kegiatan ini sangat penting karena dengan literasi bisa membangun peradaban. Mari kita tanamkan kebiasaan terhadap literasi, baik membacanya atau pun menulisnya serta aspek-aspek lainnya,” ungkap Adi.

Nada Hanifa Zahra, ketua ekstrakurikuler Samanda mengaku senang karena program kerja ekstrakulikuler Samanda berjalan dengan baik. Ia berharap wawasan yang dibagikan narasumber bisa dipraktikkan oleh para peserta.

Link videonya:

(Rudi Rustiadi)

Please follow and like us:
error54
fb-share-icon0
Tweet 5

ditulis oleh

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia