Karya Sigit Chadra

            Priuk itu berteriak ketika Mak membuka penutupnya. Mak melongo ke dalam hingga wajahnya tertelan mulut priuk yang terbuka lebar, gelap dan kosong. Hanya suara gesekan sendok batok kelapa dan priuk berbahan tanah liat yang terdengar ketika Mak mengais-ngais dasarnya. Tangannya lalu terhenti, Mak menatap lekat-lekat priuk itu dengan cemas.

Please follow and like us:
error50
fb-share-icon0
Tweet 5

ditulis oleh

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia