Tips Menulis ala Gol A Gong

Saya mulai mengenal literasi baca-tulis setelah tangan kiri saya diamputasi pada 1974, kelas 4 SDL XI Serang-Banten. Saya mulai menulis sejak kelas 6 SD (1976), yaitu naskah sandiwara radio. Menggunakan radio transistor 2 band, saya jadi dubber beberapa tokoh, sound effect, sekaligus distributornya. Kaset sandiwara radio dengan tema “ratapan anak tiri” beredar di Komplek Guru, Jalan Yusuf Martadilaga, Serang-Banten dan entah di mana rimbanya.

ISBN, Bukan Salah Perpusnas RI!

Gonjang-ganjing ISBN dan QRCBN. Bayangkan, selama 2016 sampai 2021, ada 612.589 ISBN dikeluarkan Perpusnas RI. Tapi 271.678 ISBN (bisa saja 1 penerbit lebih 1 ISBN) tidak mengirimkan 2 buku sebagai nomor bukti serah simpan.

Jad, kita sebagai penerbit harus memperbaiki diri.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)