Cinta Terlarang Sales Komputer

Gol A Gong memberi contoh, bahwa membangun karkter tokoh dan menemukan tema novel bisa dengan mewawancari orang. Saat membeli komputer, ternyata salesnya pernah mengalami cinta terlarang. (Mister Gokref)

#Novel #Tema #CintaTerlarang #idecerita #karaktertokoh

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Backpacker ala 1980-an

Ketika teman-teman saya menyelesaikan skripsi di Fakultas Sastra Indonesia, Universitas Padjadjaran Bandung pada 1985, saya mengambil keputusan penting: mengundurkan diri. Selain banyak “hutang” mata kuliah, saya sudah tidak sabar ingin mewujudkan imajinasi saya tentang tokoh fiksi seorang remaja petualang, yang kemudian kita kenal sebagai “Balada Si Roy” – akan diproduksai jadi film oleh Fajar Nugros dari IDN Pictures Januari 2021..

Saya memilih backpacking, menjejaki satu kota ke kota berikutnya. Mencatat semua yang saya alami, rasakan, dan lihat. Saya harus mendapatkan “ruh” seorang remaja petualang. Saya meawancarai banyak orang. Ini adalah riset lapangan ala saya.

Di foto ini saya sedang berada di atas truk dari Wonosobo ke Dieng. Kenapa saya memakai sarung tangan? Bayangkan seorang lelaki berlengan satu naik-turun truk menyandang ransel ? Sarung tangan itu untuk menjaga agar telapak tangan kanan saya saat naik ke bak truk tidak sakit. Saya membawa “blue ransel” (padahal warna ranselnya hijau) dan raket, karena jika uang habis saya tantang main badminton jagoan di kampung-kampung!

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Ide Cerita “Balada Si Roy” Itu Dari Kamu

Saya ingin bercerita, bagaimana saya bisa mendapatkan ide menulis novel serial Balada Si Roy? Hal itu juga sering ditanyakan orang. Jawaban saya banyak variabelnya, alasan dan motifnya. Rumit.

Ya, dari mana saya mendapatkan ide menulis Balada Si Roy? Dari kisah anak muda di Indonesia. Mereka adalah Roy, yang pernah mengalami kehilangan sesuatu yang berharga yang dicintai sekali dalam hidupnya. Roy adalah kamu yang muda, yang gelisah dengan sekeliling.

Nah, Januari 2021, Fajar Nugros sebagai sutradara dari IDN Pictures akan memroduksi film Balada Si Roy. Doakan lancar, ya. (Gol A Gong)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Roy Itu Bandel, Melindungi, dan Petualang

Remaja Roy itu bandel, melindungi, dan petualang. Itulah karakter “Roy”, tokoh fiksi di novel serial Balada Si Roy, yang dianggap masih relevan dengan situasi dan kondisi zaman sekarang. Tiga hal penting yang mencerminkan tentang jati diri “Roy” terungkap saat IDN Pictures live IG bersama Gol A Gong, Jum’at 27 Novmber 2020, pukul 15.30 WIB di akun IG @filmbaladasiroy.

Gol A Gong menjelaskan, bahwa yang dimaksud bandel itu ibarat mesin tua, dia tahan banting, teguh pada pendirian, selalu berjuang keras untuk mewujudkan impiannya. Anak-anak sekarang itu instan, ingin segalanya serba cepat terhidang. Roy mengnalkan, bahwa tidak penting hasil tapi proses yang kita lalui yang akan mnentukan hasilnya.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Penghargaan Novel Anti Korupsi Gol A Gong dari KPK: Surat dari Bapak

Dua Mentri di Indonesia pada November 2020 ditangkap KPK karena korupsi. Miris! Apa yang harus kita lakukan? Gol A Gong – pendiri Rumah Dunia, menulis novel pertama kali tahun 1988, yaitu Balada Si Roy (Gramedia). Gong sudah membahas tentang bahaya korupsi lewat tokoh “Roy”. Novel ini nanti akan diproduksi jadi film oleh Fajar Nugros dengan bendera IDN Pictures Januari 2021

“Banten jadi sarang koruptor!” kata Gong. “Saya mendapatkan inspirasi menulis novel Surat dari Bapak yang diterbitkan Puspa Swara pada 2016. Di novel ini saya membahas tentang korupsi. Tokoh utamanya seorang ayah yang menjabat sebagai Kepala Sekolah. Dia menyalahgunakan wewenangnya. Dana BOS dia sunat. Ketika KPK menangkapnya, keluarga terkena dampak dari pemberitaan negatif itu.,” Gong membeberkan.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Penulis Itu Tidak Sekadar Melihat, Juga Menemukan Ide Cerita

Suatu hari, saya dan Tias tatanka melihat banyak anak kecil menjadi pemulung. Mereka sering mendatangi Rumah Dunia – komunitas penulis yang kami dirikan di Serang Banten setelah acara diskusi literasi selesai. Sampah-sampah minuman mineral dari gelas plastik atau botol mereka punguti.

Kami yakin dengan metode jurnalistik – 5W plus 1H, tidak sekadar melihat anak-anak memungui sampah platik tetapi juga menemukan suatu peristiwa di baliknya! Ini ide cerita! Kami mengajak mereka berbincang-bincang, semacam wawancara informal. Kami mendapatkan kisah menarik dari mereka.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Tiga Fase Menulis: Riset, Menulis, Revisi

Saat lockdown gara-gara pandemi Covid-19, tentu berkah buat saya. Secara ekonomi, penghasilan tentu nol, karena semua rencana jadi pembicara di beberapa kota hingga sebelum lebaran dicancel. Hikmahnya, saya jadi focus menuntaskan seluruh hasil riset saya dan traveling di Indonesia selama bertahun-tahun. Maka jadilah sebuah judul novel : Lelaki di Tanah Perawan.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5