Selamat Pagi dari Meja Makan dan Piring Hubby

Selamat pagi dari piring hubby ❤️Alhamdulillah cuma ada telur ayam dan buah naga, itu aja yang kuolah jadi sarapan. Oh ya tentu saja, ada nasinya, dunk. Masak dengan buah naga ini tricky karena licin, menggumpal, dan seperti buah matang lainnya, ya dia adalah buah-buahan bukan sayuran. Jadi mindset saat makan agak susah diubah untuk menerima. Keknya gitu deh. 🤭

Ini menu lama sebenarnya, dulu pernah jadi salah satu menu andalan waktu aku masih buka cafe. Untuk menetralisir rasa manis buah naga, aku tambahin bawang merah goreng dan garam saat menumis, sebelum nasi ditambahkan.

Jika Sedang Menulis di Sini, Aku Merindukan Mereka

Ruangan ini adanya di tengah, serupa lorong, memanjang, menyatu dengan ruang keluarga. Jadi jika sedang menulis di sini, istriku duduk menonton TV atau membaca buku (dan medsos). Tepatnya di rumah utama yang berada di Komplek Hegar Alam, Serang-Banten.

Jika di sepertiga malam, sepeti halnya di ruang kerja di perpustakaan halaman belakang, di areal Rumah Dunia, betapa sunyi-sepi. Persis di pukul 04:00, pengeras suara dari mushola komplek mulai terdengar.

Klinik di Rumah

 Alhamdulillah, insyaallah nggak sia-sia beli alat ini. Dibeli tahun 2017, harga seratus ribuan, sampai sekarang masih bisa dipakai. Bukan iklan, ya 🙏Ada juga jenama lain yang lebih bagus atau lebih murah. Aku rutin melepas baterai saat alat tidak dipakai, mungkin itu yang bikin alat ini awet.

Barusan cek kadar gula dan kolesterol kami berdua. Nggak terlalu rajin ngecek juga, malah kadang sengaja nggak mau tahu karena takut menghadapi kenyataan. Klinik di rumah memang ibarat Senin-Kamis, ya. . 🤣

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)