Latar Cerita Literasi di Film Green Book, Balada Si Roy, dan Novel Lelaki di Tanah Perawan

Pernah nonton film Green Book ? Ini film produksi 2018 yang disutradarai Peter Farrelly, scene-scenenya sangat simbolik. Dua pemainnya saja yang berbeda suku bangsa dan warna kulit, sudah sangat multi tafsir. Menceritakan Tony Lip (Mortensen), preman pensiun di wilayah Italia-Amerika di Bronx, disewa jadi supir oleh Dr. Don Shirley (Ali), pianis kulit hitam kelas dunia. Toni pada akhirnya selain menyetir juga mengawal Dr. Don selama tur konser dari Manhattan ke Deep South. Pedomannya “Buku Hijau”, yaitu semacam buku panduan bagi orang kulit hitam Afrika-Amerika. Mulai dari hotel dan restoran. Ini persoalan rasisme.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Antologi Cerpen “Metamorfosa”, 30 Cerpen Kritik Sosial

Metamorfosa adalah antologi cerpen. Fenomena, dari yang tadinya membuat kita tidak nyaman, kemudian berkembang menjadi lebih baik. 30 cerpen ini akan jadi momentum perubahan bagi para penulisnya. Potret buram di sekeliling kita, dengan cerpen kita mengubahnya jadi bercahaya. Tinggal 5 kursi lagi. Kontak Tias Tatanka di WA 0819 06311 007 jika ingin bergabung.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Kelas Antologi Memoar Bianglala Bersama Gol A Gong

Setelah Kelas Antologi Cerpen Metamorfosis rampung di Desember 2020 dan bukunya – insya Allah, terbit Januari 2021, kini dibuka kelas Antologi Memoar Bianglala. Anda punya pengalaman yang ingin dibagikan? Atau pengalaman teman Anda yang ingin Anda tuliskan? Gabung segera ke Tias Tatanka di 0819 06311 007.

Kelas Antologi Memoar Bianglala akan berlangsung 7 dan 21 Desember 2020. Dibatasi 30 peserta saja. Karya peserta akan diterbitkan jadi buku dengan bendera Gong Publishing, ber-ISBN, dan bersama pengalaman hidup Gol A Gong.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Saat Pandemi Menyapa Cinta

Pandemi Covid-19 ini hampir melumpuhkan semua sendi kehidupan. Hal ini justru memberi inspirasi kepada 25 orang untuk menulis cerita pendek dengan latar cerita wabah itu. Alhamdulillah antologi cerpen “Saat Pandemi Menyapa Cinta” (Gong Publishing, Oktober 2020) ini selesai juga. Mereka tergabung dalam Kelas Menulis Cerpen Gol A Gong.

Proes pengumpulan cerpen ini sejak bulan Juli 2020. Mereka tertarik melihat antologi cerpen “Peti Mayat Koruptor” (Gong Publishing, 2019). Kemudian muncul ide menulis cerpen bertemakan pandemi Covid-19. “Editornya Ardian Je,” kata Tias Tatanka, PJ Antologi Cerpen.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Kelas Menulis Online Gol A Gong Solusi di Era Pandemi Covid-19

Saat saya mendarat di bandara Cengkareng dari perjalanan Gempa Literasi di Kubu Raya dan Pontianak, Kalimantan Barat, awal Maret 2020, kenyataan yang harus saya hadapi: 4 kegiatan pelatihan saya dibatalkan karena lockdown atau work from home. Itu artinya dana untuk 2 bulan ke depan hilang. Saya berpikir keras: bagaimana caranya mencari uang halal untuk menafkahi keluarga! Kepada Allah SWT saya mengadu, “Saya tidak mau diberi label ‘penulis yang terdampak Covid-19’ dan mendapat bantuan dana dari pemerintah. Saya masih memiliki modal tubuh dan otak yang sehat. Beri saya solusi, ya Allah!”

Sambil menulis novel “Lelaki di Tanah Perawan”, saya bersama istri mencoba mengamati fenomena yang ada di Indonesia. Literasi digital! Sedang terjadi migrasi dari offline ke online. Semua sibuk wbinar denan zoom! Kami menemukan realita bahwa: ada 370 juta unit handphone beredar di Indonesia! Sedangkan jumlah penduduk 260 juta jiwa! Surplus! Pertanyaannya: digunakan untuk apa HP itu?

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Testimoni Kelas Cerpen Gol A Gong

Terima kasih buat Bang Yayank Maulana sudah memberi saya wadah mengembangkan sayap. Tidak luput, saya juga mengingatkan tugas dari Pak Golagong Penulis. Jangan alasan lupa sebab umur. Eeeh. Sejak dimulai dengan ucapan salam dari Pak Guru (Gol A Gong), tangan saya gemeteran. Mau ngetik takut terpeleset jarinya.

Saya pikir Kelas Menulis Gol A Gong secara online akan se-formal menghadapi team Audit dan HRD yang lagi gelisah, eeeeh. (Curcol) Ternyata, kelasnya sangat asik dan tidak membuat muka ketat. Saya ikut Kelas Cerpen. Melalui penjabaran yang sangat mudah ditangkap. Mestinya kami tidak kewalahan. Hanya saja malas berfikir(sepertinya) terutama saya.

Detail sekali mengoreksi tugas kami sebagai muridnya. Rasanya belum percaya ditarik ke dalam kelas itu. Semoga, bisa menyerap ilmu dari beliau. Pelan tapi pasti. Terimakasih Yama Publisher. (Ica Sembiring)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Kelas Menulis Gol A Gong dan Yama Publisher Sukses

Alhamdulillah, pertemuan pertama Kelas Cerpen Dinamis di Era Digital bersama Kang Gol A Gong dan Yama Publisher, Sabtu 24 Oktober 2020, pukul 19.30 – 21.30 berlangsung sukses. Meski ketika kelas hendak dimulai, para peserta tampak tegang, karena yang bertindak sebagai mentor adalah Bapaknya si Roy alias Gol A Gong, hehe. Acara yang semula direncanakan berlangsung secara formal oleh kami, di mana telah dipersiapkan Moderator dan susunan acara, ternyata batal. Dengan pengalamannya, Kang Gong mampu membuat suasana begitu cair, serta materi yang disampaikan dapat pula terserap dengan cukup baik.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5