Panggil Aku: Gong

Siapa pernah menduga, jika nama pena “Gol A Gong” akan jadi merek aku! Ini semua terjadi di meja makan sepulang aku dari Jakarta. Itu sekitar Oktober 1988. Aku dihadapkan pada pilihan: menggunakan nama asli Heri Hendrayana Harris atau nama pena. Majalah HAI saat itu menyarankan agar saya mencari nama pena untuk Balada Si Roy. Emak dan Bapak sebetulnya kecewa karena nama asli anaknya tidak akan ada di media massa.

“Berarti karyamu masuk, goal di majalah HAI!” itu reaksi Bapak.

“Kalau menulis harus seperti bunyi ‘gong’, menggema dan membekas di hati pembaca,” Emak menasihati. “Dan kalau sukses jangan sombong karena semua berasal dari Allah.”

Dari percakapan di meja makan itu aku mendapat inspirasi nama pena: Gol A Gong. Gol itu “masuk”. A itu “Allah”. Dan Gong itu “menggema” atau “sukses”. Maknanya “semua kesuksesan itu berasal dari Allah.” (GG)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Roy dan Ani si Dewi Venus Akan Abadi Seperti Romeo dan Juliet

Romeo dan Juliet adalah pasangan abadi ciptaan William Shakespeare. Kisah cinta tragis mereka menggema hingga sekarang. Di Indonesia pada tahun 1980-an mengenal pasangan Galih dan Ratna. Kini kita mengenal Dilan dan Milea. Apakah kisah cinta Roy dan Ani si Dewi Venus dari novel Balada Si Roy karya Gol A Gong akan abadi dan melekat di hati kita? Yuk, kita tunggu Fajar Nugros dkk dari IDN Pictures memproduksi film Balada Si Roy selama Januari dan Februari 2021. Nanti kita duduk di kursi bioskop Agustus 2021 menikmati filmnya. (Mister Gokref)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Gempa Literasi Bersama Gol A Gong

Gempa biasanya tektonik atau vulkanik. Kedua jenis gempa itu menghancurkan segalanya. Tapi “Gempa Literasi” adalah gempa yang menghancurkan kebodohan dan membangun peradaban baru lewa literasi. Saya sudah menyulut “Gempa Literasi” di seluruh pelosok kota Indonesia bahkan Asia.

Silakan menghubungi 0819 06311 007 jika ingin mengundang saya. Menu utamanya pelatihan menulis, bisa esai, cerpen atau novel best seller. Menu tambahannya pembacaan puisi. Seminar literasi juga boleh. Saya bisa berbagi tentang bagaimana caranya mengelola komunitas literasi seperti Rumah Dunia. (Gol A Gong)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Abidzar Al-Ghifari Tidak Menduga Akan Memerankan Tokoh Roy di Film Balada Si Roy

Siapa bisa menebak perjalanan hidup seseorang? Begitu juga dengan Abidzar Al-Ghifari – putra dari (alm) Ustad Jefry Al-buchori. Abi awalnya dikunci sebagai pemeran tokoh Andi – sahabat Roy. Tapi di akhir penentuan para pemeran film Balada Si Roy, tiba-tiba saja Fajar Nugros – Susanti Dewi dari IDN Pictures melihat Abidzar lebih pas memerankan karakter Roy.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Podium Syndrome

Setelah gagal jadi pilot karena tangan kiri harus diamputasi pada 1974, cita-cita saya pun berganti jadi dosen. Saya ingin berbicara di depan para mahasiswa. Tapi pada era Soeharto, gerak-gerik orang cacat terbatas. Gagal jadi dosen, akhirnya profesi menulis yang tidak diskriminatif saya pilih. Setiap saya diundang jadi pembicara di seminar atau mentor pelatihan, saya selalu tergoda jika ada podium. Saya harus berbicara di podium, berlagak jadi seorang dosen yang sedang memberi kuliah. Tentu dengan bahasa senyuman. Dan itu asik, hahahaha… (GG)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5