Kelas Menulis Online Gol A Gong Solusi di Era Pandemi Covid-19

Saat saya mendarat di bandara Cengkareng dari perjalanan Gempa Literasi di Kubu Raya dan Pontianak, Kalimantan Barat, awal Maret 2020, kenyataan yang harus saya hadapi: 4 kegiatan pelatihan saya dibatalkan karena lockdown atau work from home. Itu artinya dana untuk 2 bulan ke depan hilang. Saya berpikir keras: bagaimana caranya mencari uang halal untuk menafkahi keluarga! Kepada Allah SWT saya mengadu, “Saya tidak mau diberi label ‘penulis yang terdampak Covid-19’ dan mendapat bantuan dana dari pemerintah. Saya masih memiliki modal tubuh dan otak yang sehat. Beri saya solusi, ya Allah!”

Sambil menulis novel “Lelaki di Tanah Perawan”, saya bersama istri mencoba mengamati fenomena yang ada di Indonesia. Literasi digital! Sedang terjadi migrasi dari offline ke online. Semua sibuk wbinar denan zoom! Kami menemukan realita bahwa: ada 370 juta unit handphone beredar di Indonesia! Sedangkan jumlah penduduk 260 juta jiwa! Surplus! Pertanyaannya: digunakan untuk apa HP itu?

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Museum Literasi Gol A Gong Kedatangan Tamu

Pada Senin 26 Oktober 2020 lalu, Museum Literasi Gol A Gong yang terletak di areal dalam Rumah Dunia, kedatangan tamu dua penulis. Pertama Hilman Lemri dari Menes, Pandeglang. Hilman sehari-hari sebagai editor di Untirta Press. Hilman menyumbangkan beberapa buku karyanya. “Museum Literasi yang dibuat oleh penulis seperti Mas Gol A Gong, nanti akan berguna di masa depan. Terutama untuk penelitian ‘Gerakan Literasi di Banten’ sangat berguna.”

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Penulis Pandeglang Menyumbang Buku ke Museum Literasi Gol A Gong

Museum sangat penting sebagai stimulus untuk generasi muda dalam berkarya. Gol A Gong melakukan sendiri di rumahnya dengan membuka Museum Literasi Gol A Gong. Begitupun dengan Andrea Hirata. Ia juga membuka Museum di Babel sana. Sementara saya belum bisa bikin museum, maka hal yang bisa saya lakukan adalah menyumbangkan buku karya saya untuk di koleksi dalam sebuah museum pada Senin, 26 Oktober 2020. Bagaimana dengan Anda? (Hilman Lemri)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Quo Vadis, Kang Opik dan Forum TBM 2020-2025

Saya ingat, saat itu Pak Danu (Dr. Hurip Danu Ismadi) dari Kemdikbud RI, datang ke Rumah Dunia di Serang Banten akhir 2004, menawari dana hibah Rp. 25 juta dan saya ikut bursa pemilihan Ketua Umum Forum Taman Bacaan Masyarakat 2005 – 2010. Organisasi Mitra Pemerintah! Saya masih “alergi” dengan yang berbau pemerintah. Komunitas Rumah Dunia beberapa kali menolak tawaran dari APBD dan APBN, karena selalu diembeli “setor” sekian persen kepada oknum di Dinas Pendidikan di Provinsi Banten, yang kita tahu dikuasai Dinasti Atut-Wawan yang sangat korup. Terbukti sepulang Pak Danu dari Rumah Dunia, ada oknum dari Dindik Provinsi Banten yang menelepon saya dan menawari dana hibah asalkan siap dipotong Rp. 6 juta.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Testimoni Kelas Cerpen Gol A Gong

Terima kasih buat Bang Yayank Maulana sudah memberi saya wadah mengembangkan sayap. Tidak luput, saya juga mengingatkan tugas dari Pak Golagong Penulis. Jangan alasan lupa sebab umur. Eeeh. Sejak dimulai dengan ucapan salam dari Pak Guru (Gol A Gong), tangan saya gemeteran. Mau ngetik takut terpeleset jarinya.

Saya pikir Kelas Menulis Gol A Gong secara online akan se-formal menghadapi team Audit dan HRD yang lagi gelisah, eeeeh. (Curcol) Ternyata, kelasnya sangat asik dan tidak membuat muka ketat. Saya ikut Kelas Cerpen. Melalui penjabaran yang sangat mudah ditangkap. Mestinya kami tidak kewalahan. Hanya saja malas berfikir(sepertinya) terutama saya.

Detail sekali mengoreksi tugas kami sebagai muridnya. Rasanya belum percaya ditarik ke dalam kelas itu. Semoga, bisa menyerap ilmu dari beliau. Pelan tapi pasti. Terimakasih Yama Publisher. (Ica Sembiring)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Terima Kasih, Laz Harfa dan Koran Republika

Sudah seminggu ini – 24 – 28 Oktober 2020, Koran Republika singgah secara gratis ke Rumah Dunia. Ternyata Laz Harfa Banten yang jadi donatur. Rumah Dunia adalah komunitas literasi, tempat para pelajar dan mahasiswa belajar tentang jurnalistik, sastra, dan film di Kampung Ciloang, Serang-Banten. Terima kasih Laz Harfa Banten. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Nasihat Orang Tua Kepada Pemuda

Halo Pemuda-Pemudi Indonesia! Mana Semangatmu? Ini Dia! semoga senantiasa bergelora api semangatmu!🤗Besok PPI Dunia akan mengadakan acara talkshow, loh!

Talkshow ini tentang apa sih? 🤔

Talkshow ini akan memberikan gambaran pemuda untuk memberikan kontribusi positifnya dalam kemajuan bangsa Indonesia dan mengajak para pemuda untuk menjadikan peristiwa Sumpah Pemuda sebagai momentum penting dalam meluncurkan ide-ide, tekad, serta sumbangsihnya untuk bangsa!

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Esai Perjalanan bersama Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara

Cinta bisa kita wujudkan dalam bentuk apa saja. Cinta kepada-Nya – sang Pencipta, selain dalam bentuk ritual ibadah, juga menjaga serta merawat alam semesta ini. Saya senang traveling – itu bagian dari perwujudan cinta saya kepada sang Pencipta. Sebagai rasa syukur karena saya diberi kesehatan dan keselamatan selama perjalanan, saya mengabadikannya lewat tulisan.”Perjalanan Asia” adalah buku catatan perjalanan pertama saya. Diterbitkan Puspa Swara pada 1992.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5