Cerita Pendek di Era Digital

Pandemi Covid-19 melahirkan cara hidup “new normal”. Sudah lazim sekarang orang-orang menggunakan masker dan menjaga jarak. Bahkan tidak lagi bertemu untuk melakukan pekerjaan yang sifatnya kolektif. Semuanya berpindah ke internet. Begitu juga dunia sastra. Para penulis segala jenis sastra di Indonesia “eksodus” ke online; mulai dari Kelas Menulis Online, Komunitas Menulis online, Pelatihan Menulis, Pembacaan Puisi, Bedah Buku, hingga Peluncuran Buku.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Gol A Gong: Dari Literasi Keluarga, Masyarakat, ke Digital

Gol A Gong atau Heri Hendrayana Harris di era pandemi Covid-19 lockdown atau work from home. Pada Juni 2020, setelah mempelajari literasi digital, bersama istrinya – Tias Tatanka, meluncurkan Kelas Menulis Gol A Gong secara online. Ada kelas novel best seller, kelas esai, dan kelas cerpen.

Gong mulai serius menekuni literasi baca dan tulis setelah tangan kirinya diamputasi pada 1974 (kelas 4 SDL I Serang, Banten). Dia merintisnya di keluarga. Literasi keluarga yang dibangun oleh Bapak dan emaknya sangat sehat. Setelah berlengan satu, ayahnya berpesan, agar dirinya membaca dan berolahraga. Jika melakukan dua kegiatan itu, maka dia akan lupa bahwa tubuhnya cacat.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Tak Ada Koran dan Majalah, Platform Digital Juga Jadilah!

Novel terbaru Karya Gol A Gong di era digital ini, ketika majalah dan koran tidak menyediakan lagi halaman sastra dan penerbitan tiarap karena pandemi Covid-19, saya harus beradaptasi. Kini novel terbaru saya yang berjudul Lelaki di Tanah Perawan bisa dibaca di Storial.co. Linknya https://www.storial.co/book/lelaki-di-tanah-perawan-1   Inilah bentuk adaptasi saya. Terima kasih sudah bersedia membacanya.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Sarapan Literasi Digital di Rumah Dunia

Setiap pagi, saya dan relawan Rumah Dunia sarapan di panggung. Sudah ribuan peristiwa di panggung ini sepanjang tahun 2004 hingga 2020 ini. Seperti Selasa pagi, 30 Juni, kami sarapan nasi bakar. Salam, Daru, Rudi, Hilman, dan Opik.

Kami mendiskusikan literasi digital sebagai solusi new normal di era pandemi Covid-19. Akun medsos Rumah Dunia akan dimaksimalkan. Twitter, IG, FB, Group, media online Kurungbuka.com  dan rumahduniaonline.wordpress.com. Tentu YouTube Rumah Dunia TV tidak mau ketinggalan. Semoga para relawan yang sedikit ini diberikan kesehatan kemudahan oleh Allah SWT. Amin.

#rumahdunia
#golagong
#relawanrumahdunia
#komunitassastra
#gerakanliterasikomunitas
#literasidigital
#gerakanliterasinasional2020

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Cerita Putra Kedua di Abu Dhabi

Saya sedang sentimentil. Putra kedua, Gabriel Firmansyah sejak kelas 5 SD (2012) sekolah di Al Ain, Abu Dhabi. Tiba-tiba Senin 29 Juni 2020 mengabarkan, “Abi lulus SMA dan minggu depan test masuk kuliah di Abu Dhabi!”

Sudah delapan tahun di di Abu Dhabi. Saya sedih tidak menemani masa pubertas dia. Tahun 2020 dia tidak pulang, karena pandemi Covid-19. Sedangkan kakaknya – Nabila yang kuliah di Ghuangzhou, Tiongkok, justru belum bisa kembali kuliah. Kami tentu kangen kepada dia, dan saya juga tahu kalau dia kangen sama pacarnya sesama rapper.

Saya betul-betul terkejut, selama 8 tahun di Abu Dhabi, dia “berguru ke EmineM. Jika yang lain tidur, dia rekaman dengan lirik rimanya di gudang asrama. Literasi digital sangat dia manfaatkan. Semoga cita-citamu kuliah di Abu Dhabi terwujud! (Gol A Gong)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5