Arsitektur Bali di Tempat Ibadah

Bali itu identik dengan Hindu. Awalnya mayoritas agama di Nusantara adalah Hindu. Sisa-sisaya masih tampak di segala jenis aristektur rumah ibadah. Bahkan masjid tempat ibadah umat Islam menyisakan arsitektur Hindu. Seperti gereja di Bali ini, arsitektur khas Bali menonjol sekali. Saya menemukannya di Gilimanuk, 9 Februari 2022 saat Safari Literasi Duta Baca Indonesia menuju Singaraja, Buleleng, Bali.

Hari Pahlawan: Rindu Karnaval!

Terasa hambar perayaan Hari Pahlawan 10 November 2021 ini. Tak ada karnaval. Tak ada adegan saya sebagai ayah mendandani anak-anak dengan pakaian gerilyawan atau para pejuang kebangsaan yang hendak berunding dengan penjajah.

Ketika saya kecil, setiap 10 November saya menyiapkan diri jadi pejuang yang mengusir penjajah. Ada bendera merah putih diikat di kepala, wajah comang-cemong, bambu runcing, dan tangan kiri saya yang buntung dibebat perban dan dilumuri obat merah. Terasa heroik.

Tanaman Mengajarkan Keberagaman

Seminggu ini di akhir Desember 2020, saya memindahkan tanaman di halaman belakang rumah ke dalam pot. Kegiatan menanam ini bagian dari relaksasi setelah lelah menulis novel Balada Si Roy Prekuel. Pikiran jadi segar lagi.

Saya pandangi tanaman-tanaman hias yang begitu indah setelah saya pindahkan ke dalam pot. Ternyara tanaman saja tidak ada yang sama. Sementara kita memaksa-maksakan diri kita pada orang lain. Saya jadi malu pada tanaman yang begitu ikhlas menerima keberagaman. Masak sih kita bersikeras hendak menyeragamkan diri kita pada orang lain? (GG)

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)