Ayo, Siap-siap Safari Literasi 2022 Bersama Duta Baca Indonesia

Sebelum jadi Duta Baca Indonesiam saya sudah menjalani kegiatan ini setelah tangan kiri saya diamputasi pada 1975. Membaca jadi kegiatan rutin, metode orang tua, agar saya tumbuh sehat, kuat, dan tidak rendah diri dengan satu tangan. Apalagi setelah saya menerima amanah dari beberapa lembaga sebagai “Tokoh Literasi” dan Ketua Umum Forum Taman Bacaan Masyarakat (2010-2015), kampanye pentingnya membaca dan menulis sudah menjadi tanggung jawab moral saya, juga bersama para relawan di Komunitas Rumah Dunia.

Pada 11 September – 29 September, saya dibantu Rudi Rustiadi (relawan Rumah Dunia) dan Daniel Mahendra (CEO Penerbit Epigraf) bersafari literasi di 12 kota (23 titik) memberikan pelatihan menulis kisah inspiratif dan cara menerbitkan buku., juga meluncurkan buku terbaru saya: Gong Smash. Sambutan masyarakat luar biasa.

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *