Aku Ternyata Rabun Warna

“Di sepertiga malam ini, kau menunjuk diriku agar memahami, bahwa masing-masing dari diri kita ini memiliki porsinya sendiri. Kau tidak mengijinkan aku untuk mengetuki pintu dengan warna merah, biru, kuning, dan putih. Mataku rabun warna. Bahkan memakai kacamata pun tak bisa.”

Gol A Gong

Please follow and like us:
error18
fb-share-icon0
Tweet 5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)