Aku mengenalnya saat di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Sekilas sosoknya tampak pendiam lagi tertutup. Namun, aku mulai banyak berbincang dengannya ketika kami sama-sama menyeberang dari Pulau Flores ke Pulau Adonara, juga ke Pulau Solor. Seorang pejuang literasi yang tangguh!

Di sebuah acara, di Pulau Adonara, aku terperangah ketika tiba-tiba ia memanjat tiang bendera sekolah, lantas memekik membaca puisi. Suaranya menggelegar. Berdegam. Seperti guntur yang menyambar tanpa permisi di siang hari. Langit Adonara yang beringsang tiba-tiba melindap karenanya. Seorang penyair dn pegiat literasi yang persisten!

Please follow and like us:
error53
fb-share-icon0
Tweet 5

ditulis oleh

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia