“Kedatangan kami ke sini, untuk melihat dan mengetahui apa saja yang ada di Rumah Dunia,” ujar Meliana Nesa, perwakilan mahasiswi.

Mahasiswa yang tergabung di jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, mendapatkan wawasan dan pengetahuan yang menarik dari Gol A Gong.

“Museum ini saya bangun dari jerih payah hasil menulis,” ungkap Gol A Gong yang pada April 2021 ditetapkan sebagai Duta Baca Indonesia.

Para peserta begitu antusias mendengarkan penjelasan dari Gol A Gong. Di antara mereka bahkan ada yang mendapatkan giveaway (buku) Clavis Mundy karya Helmy Yahya, karena berhasil menjawab pertanyaan.

Gol A Gong juga mengajak para mahasiswa berkeliling Museum Literasi Gol A Gong, untuk melihat memoribilia perjalanan kepenulisan Gol A Gong.

“Ini ada novel saya, yang sudah difilmkan (Balada si Roy),” ungkapnya. Beberapa benda lain yang menarik adalah becak, telepon, kipas angin, jam dinding dan sebagainya. Beberapa piala penghargaan dan medali emas Asian Para Games juga ada.

Sebelum sesi dokumentasi, Gol A Gong mengajak kepada para mahasiswa, agar mempromosikan dan menyebarluaskan museum Literasi Gol A Gong tersebut.

“Museum Literasi Gol A Gong ini untuk masa depan. Dibuka untuk umum Jum’at hingga Minggu. Harus daftar dulu. Tidak bisa sembarangan masuk. Dan berbayar. Mendapat tips menulis dari saya dan makan-minum.”

Jika tertarik datang, silakan kontak 0819 06311 007. (*)

Please follow and like us:
error53
fb-share-icon0
Tweet 5

ditulis oleh

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia