Ini memang dilematis. Ketika ekonomi sulit, boro-boro untuk ini-itu, bahkan untuk beli nasi uduk saja sulit. Nabi Muhammad sendiri jika ada makanan, beliau akan sarapan. Namun jika tidak ada, maka beliau memilih untuk berpuasa. Biasanya Nabi makan sebelum sholat Dzuhur.
Tapi ironisnya, orang-orang yang secara ekonomi berkecukupan tidak memedulikan bahwa sarapan itu penting. Mereka bahkan ada yang lebih suka mengawali pagi dengan kopi dan rokok Bapak dan Emak sellu rutin menyediakan sarapan di meja makan. Nasi goreng diberi garam jika tidak ada lauknya. Itu cukup untuk mengawali hari bagi kami. Kalau ada rezeki, telur dadar atau tahu dan tempe.
Kata Bapak dan Emak, “Kalian pergi ke sekolah, beraktivitas hingga sore. Tubuh kalian harus bertenaga.” Ya, saya selalu sarapan memulai aktivitas. Sarapan menjadi sumber energi atau penyedia bahan bakar bagi tubuh untuk beraktivitas di siang hari. Kalau tidur 8 jam tidak makan dan minum otomatis kadar glukosa dalam tubuh rendah. Dengan sarapan, tubuh akan kembali bertenaga. Itu sebabnya selalu ada teh manis disediakan Emak di meja makan.

Sarapan bersama keluarga itu sangat penting karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan jiwa dan badan. Sebagai keluarga terjalin komunikasi yang baik, saling tahu persoalan masing-masing saudara sekandung. Juga aktivitas sehari-hari tubuh kita penuh semangat karena manfaat sarapan:
- Menambah energi: Sarapan pagi memberikan glukosa yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas.
- Menjaga berat badan: Sarapan dapat membantu menjaga berat badan yang sehat. Jika melewatkan sarapan, Anda akan lebih mudah tergoda untuk makan berlebihan di siang hari.
- Meningkatkan konsentrasi: Sarapan memberikan glukosa yang dibutuhkan otak untuk bekerja secara optimal.
- Mencegah penyakit maag: Sarapan dapat menetralkan asam lambung sehingga mencegah penyakit maag.
- Mencegah bau mulut: Sarapan dapat menetralisir bau mulut setelah bangun tidur.
- Mencegah penyakit jantung: Penelitian menunjukkan bahwa orang yang melewatkan sarapan pagi cenderung memiliki kadar kolesterol LDL lebih tinggi.
Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Semoga selalu ada sarapan di meja kalian, ya. Saling mendoakan agar kita diberi kemudahan untuk menjemput rezeki dari Allah SWT.



