Mari, Cintai Indonesia!

Bagaimana caranya? Yaitu dengan mengenali diri kita sendiri. Mengenali Indonesia lagi. Bung Karno sudah mengatakan, bahwa Indonesia ada karena keberagamannya. Indonesia terlepas dari penjajah karena kebhinekatunggalikaannya! Indonesia ada karena kita, bukan karena kamu!

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5

Apa yang Sudah Kamu Berikan Kepada Negeri ini?

Tanah, air, dan udara kita peroleh secara gratis di negeri ini. Kita terlalu banyak menuntut. Tanyakan kepada dirimu: apa yang sudah kamu berikan kepada negeri ini? Kepada Indonesia yang kita cintai!

Selamat Ulang Tahun, Negeriku! Indonesiaku! Umurmu sudah 76 tahun sekarang! Semoga aku dan para pegiat literasi lainnya bisa membuatmu bangkit dari imej buruk, bahwa budaya membaca negeri ini buruk! Tidak! Orang-orang Indonesia gemar membaca! Orang-orang Indonesia gemar menulis!

Gol A Gong – Duta Baca Indonesia

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5

Tentang Covid-19, Serahkan Kepada Ahlinya…

Dalam kondisi trend Covid-19 yang meninggi, memang, yang sudah punya dasar berolahraga sejak kecil, diuntungkan. Apalagi ketika tidak memiliki penyakit bawaan.

Saya lebih memercayai setiap sakit pergi ke dokter. Bertanya kepada ahlinya. Setelah dokter memberi tahu penyakit saya, tentu saya mengikuti saran dokter, kemudian mensugesti diri dengan kegiatan positif. Saya tidak percaya pengobatan herbal yang instan. Herbal itu harus jadi kebiasaan sejak kecil seperti halnya berolahraga….

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5

Emak Cerita Tentang Bapak dan Babah Teksun di Purwakarta

Emak udah tua dan pikun. Setiap saya mengujunginya, Emak yang berbaring di tempat tidur bertanya, “Ini siapa?” Setelah tahu yang menengok adalah saya, Emak yang kini berusia 86 tahun memegangi tangan kananku dan bertanya lagi, “Kamu punya uang?” Di hari tuanya, Emak mendapatkan dana pensiun dirinya sebagai kepala sekolah SLTP dn warisan dari dana pensiun Bapak, yang suda berpulang pada 2017.

Kemudian kebiasaan saya adalah mengajaknya mengenang masa lalu, saat Emak dan Bapak pacaran di Purwakarta, Jawa Barat, sekitar tahun 1950-an. Wajah Emak yang kurus keriput dan tubuhnya mengecil, bercahaya bahagia.

Bapak dan Muridnya – Teh Cucu, 2004
Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5

Pasutri Literasi

Saya sebagai Duta Baca Indonesia 2021-2025 sangat beruntung memiliki isteri bernama Tias Tatanka. Selama ini, Tias yang mengurusi agenda saya; seminr atau pelatihan menulis. Kini setelah saya dikukuhkan jadi Duta Baca Indonesia, Tias semakin cekatan mengaturnya. Tias harus rajin dan sabar memberi pengertian, bahwa sekarang suaminya sudah jadi aset negara, tidak bisa sembarangan lagi traveling. Semua harus ada yang bertanggung jawab atas keselamatan suaminya. Akhirnya kami sering dijuluki “Pasutri Literasi”. (GG)

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5

Siapa Bilang Orang Indonesia Tidk Suka Membaca! Bohong! Orang Indonesia Tingkat Membacanya Tinggi

Ya.. Ini kabar gembira. Kegemaran Membaca Orang Indonesia Meningkat. Berdasarkan World Reading Habit 2020, Indonesia berada di peringkat 16 dari 22 negara dengan lama membaca per minggu selama enam jam. Menempatkan Indonesia di atas Argentina dan Turki yang memiliki lama membaca 5, 54 jam per minggu. Masih lebih baik dari Spanyol, Kanada, Jerman dan Amerika Serikat, hanya 5,48 jam per pekan. 

Hasil kajian kegemaran membaca Perpustakaan Nasional pada 2020, nilai tingkat kegemaran membaca mengalami peningkatan tiap tahunnya. Kajian tersebut menyebutkan bahwa poin kegemaran membaca Indonesia mengalami peningkatan dari 53,84 (2019)   menjadi 55,74 nilai (kategori sedang). Kajian ini juga menyimpulkan bahwa durasi membaca aktif masyarakat Indonesia per hari, 1 jam 36 menit atau 6,8 jam per minggu. 

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5