Tokoh Roy di Film Balada Si Roy Menyebarkan Nilai Tentang Lelaki itu Harus Bertanggung Jawab

Film Balada Si Roy oleh Fajar Nugros tetap dipertahankan setting 1980-an. Kata Fajar dari IDN Pictures, “Paling penting dari film ini adalah pesan nilai kehidupannya. Tokoh Roy sebagai penyampai pesan diperankan oleh Abidzar Al Ghifari sangat tepat.

Kita semua tahu, bahwa Abidzar adalah perwakilan dari Gen Z, yang pasti tidak membaca novel Balada Si Roy yang terbit pada 1990-an. Lewat Abidzar inilah nilai-nilai luhur di Baada Si Roy disampaikan ke generasinya.”

Lato-lato Menghantui Telinga

Oleh Saepurrohman – Wartawan golagongkreatif.com, sedang mukim di Kampung Inggris, Pare, Kediri

Akhir tahun 2022, umat manusia kembali dibuat pusing oleh virus lato-lato. Lato-lato merupakan mainan anak-anak yang pada mulanya sangat murah. Bisa dibeli dengan harga 7 ribu rupiah. Namun, berkat media sosial mainan satu ini langsung booming sehingga hampir semua anak-anak sekolah dasar memilikinya.

Foto Adatah – internet

Para konten kreator juga ikut serta memainkan lato-lato untuk konten mereka yang lucu-lucuan. Bahkan artis sekalipun, yaitu Denny Cagur ikut main lato-lato challenge karena dianggap sulit untuk memainkannya.

Esai: Belajar Tauhid dari Rhima English Course Pare Kediri

Saepurrohman – Wartawan golagongkreatif.com

Habib Husein Ja’far Al Hadar pernah bercerita kepada Sujiwo Tejo tentang ketauhidan orang Madura. Dikisahkan, ada orang Madura yang berjualan bensin eceran di depan SPBU Pertamina. Ini tentu saja melawan hukum logika manusia, tapi tidak bagi orang Madura satu ini.

Saat ditanya, mengapa engkau berani berjualan bensin eceran di depan jalan SPBU Pertamina? Jawabannya sangat mengagumkan, bahwa rezeki sudah diatur oleh Allah dengan sedemikian rupa. Walaupun menantang raksasa, tapi dia masih bisa menafkahi keluarganya.

Essay: Toboali di Bangka Selatan dan Kesejajaran di Panggung Literasi Nusantara

Catatan dari Perpusnas Writer Festival 2022 oleh Rusmin Toboali

“Dari Bangka Selatan,” ujar moderator acara peluncuran buku Leksikon Gerakan Indonesia Menulis, Edi Wiyono yang juga Pimred Perpusnas Press dan Kepala Humas Perpusnas RI.
Saya tertegun. Terhenyak. Berjuta asa menggumpal dalam jiwa. Nama Bangka Selatan disebut dalam ruangan auditorium Perpustakaan Nasional Jumat (18/11/2022), Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Jujur, saya tak tahu apa yang saya narasikan saat itu dihadapan para undangan yang memenuhi ruangan Auditorium Gedung Perpustakaan Nasional siang itu. Jujur, hanya ada kebahagiaan yang meleleh dalam jiwa saya, saat Kota TOBOALI Bangka Selatan disejajarkan dengan Kota-kota penghasil penulis dan sastrawan Nasional. >>> ke halaman berikutnya

Esai: Berkah Literasi Digital untuk Lubuklinggau Student Short Movie Festival

Catatan Juri oleh Gol A Gong

Sebetulnya saya tidak percaya ketika mendapat kabar dari Benny Arnas sang motivator, inisiator, dan inspirator Lubuklinggau yang mengatakan, “Kang, LSSMF akan kembali digelar! Akang jadi juri!”

Mungkinkah? Setelah digelar tiga kali (2017, 2018, 2019) dan absen dua tahun (2020–2021) karena pandemi, tahun ini Benny Institute kembali menggelar Lubuklinggau Students Short Movie Festival 2022! Jujur, ini langkah berani! Persoalannya, ini festival di kabupaten! Akan adakah SDM-nya?

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)