Mengingat itu, semua terasa seperti putaran video berdurasi pendek. Kau melihat percikan darah dari sudut tiang kayu rumah Mak Sami. Kau melihat perempuan bungkuk itu teriak. Kaulihat orang-orang yang berkerumun histeris.
Cerpen Sabtu: Kopi Susu Saset dan Persoalan Kecil

