Penulis Harus Memiliki Sikap Jujur dan Terbuka Dikritik Pembaca

Penulis harus jujur? Maksudnya?Jika menulis kisah nyata (otobiografi/biografi), ini sesuatu yang berat pertanggungjawabannya. Jika saya yang menulis kisah hidup kamu, maka saya harus bertanya dulu: Untuk apa? Motivasinya apa? Saya pernah beberapa kali menerima pekerjaan ini dan beberapa kali menolak karena tidak memenuhi syarat. Menulis kisah hidup seseorang itu tidak bisa dipaksakan, apalagi jika terkait ke unsur konsekwensi (dampak ke lingkungan) dan kepopuleran (public figure).

Puisi Gol A Gong: Aku Ingin Melupakanmu

Setiap melihat lukisan itu, terkenang kita pernah melewatinya. Di saat hujan, petir merobek langit. Kita mengejar kenangan, tapi masa depan meninggalkan. Kita berlari menjauhi senja, fajar tak pernah muncul.

Aku ingin melupakanmu. Aku tak ingin lagi datang ke kotamu. Senyummu menusukku bersama kebohongan. Aku kedinginan, kau tertawa bermain salju. Aku menghitung usia, kau memakai baju pengantin.

Aku ingin melupakanmu. Seperti halnya melupakan pernah menciummu di selembar sajadah.

*) Serang 11/3/2016

Kilasan Sejarah dalam Tigris

Ardian Je – wartawan golagongkreatif.com

Judul : Tigris
Penulis : Goenawan Mohamad
Penerbit : DIVA Press
Terbit : Agustus, 2019
Tebal : 160 halaman
ISBN : 978-602-391-740-2

Kilasan sejarah tak hanya bisa ditemukan dalam buku-buku sejarah, tetapi juga dalam buku-buku puisi. Sejarah yang tertulis dalam buku-buku sejarah agaknya kebanyakan sama: Ia ditulis berdasarkan urutan rentangan waktu yang terstruktur, lengkap dengan para tokoh dan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa itu. Namun sejarah yang terkandung dalam buku-buku puisi nampaknya berbeda: Ia ditulis dengan, tentu saja, cita rasa berbahasa yang khas, dan sangat bisa jadi sang penulis seperti ikut terlibat dalam peristiwa sejarah itu, meski pada realitasnya ia hidup di masa yang berbeda. Sejarah terjadi di masa lampau, dan si penyair hidup di masa kini. Goenawan Mohamad dalam buku kumpulan puisi teranyarnya yang bertajuk Tigris (DIVA Press, 2019) memperlihatkan itu.

Puisi Sayang, Puisiku Malang

Saya lahir dari rahim puisi. Karya pertama saya yang dipublikasikan di media massa adalah puisi. Saya masih kelas 1 SMA waktu itu (1980). Ketika menerima honor Rp 3500, saya kecewa. Bagaimana saya bisa membangun gelanggang remaja di Banten seperti Ali Sadikin membangunnya di Jakarta? Saya punya mimpi besar membangun civic center di Banten. Saya bukan terlahir dari keluarga kaya. Maka saya harus menyiasati.

Kota Golokali Mencari Jati Diri

Orakadut, si gila dari kota Golokali, dibuat pusing. Selama 18 tahun dia tinggal di gubuk kardus di kolong jembatan, tiba-tiba hampir setiap saat banyak orang penting datang menggeledah. Mulai dari LSM, seniman, wartawan, pelajar-mahasiswa, ibu-ibu rumahtangga, anggota dewan, kepala dinas, sampai ke pemain bola. Mereka menuduh dia menyembunyikan “jati diri” kota Golokali.

Puisi Gol A Gong: Kita tak Memiliki Hidup Kita

Kenapa kau tersenyum di setiap sudut kota? Aku bawakan bunga, kau menusukku dari belakang. Janji kita terlipat dalam buku sejarah. Tak berkatalog di perpustakaan. Hidup kita tak memiliki sampul depan.

Kenapa kau sibuk memoles diri? Aku tahu tubuhmu telanjang, kau masih melambaikan tangan di koran dan televisi. Tanda kelahiran kau tutupi dengan kosmetik. Hidup kita tak memiliki matahari.

Kenapa kau bersusah payah menulis riwayat hidup? Padahal kita tak memiliki hidup kita.

*) Alun-alun kota. 10/1/2016

REDAKSI; Silakan mengirimkan 3 hingga 5 puisi. Sertakan foto dan gambar atau foto ilustrasi untuk mepercantik puisi-puisinya. Sertakan bio data singkat. Kirimkan ke email ; gongtravelling@gmail.com . Ada uang pengganti pulsa Rp 100.000 dari Honda Banten. dan Ayam Geprek Dewek Ciracas Kota Serang

Puisi Gol A Gong: Aku Harus Meninggalkan Kota

Aku kehilangan teman. Kemarin dia masih membaca nasibnya. Telapak tangannya sudah dihilangkan oleh peraturan. Aku datang ke rumahnya. Sudah jadi makam. Tak ada nisan.

Penjaga kebun menitipkan warisannya untukku. “Kau harus meninggalkan kota,” pesannya di secarik kertas.

Aku kehilangan masa depan. Kursi pengantinku dicuri. Album keluargaku dibakar penguasa.

*) Serang, 14/1/2016

REDAKSI; Silakan mengirimkan 3 hingga 5 puisi. Sertakan foto dan gambar atau foto ilustrasi untuk mepercantik puisi-puisinya. Sertakan bio data singkat. Kirimkan ke email ; gongtravelling@gmail.com . Ada uang pengganti pulsa Rp 100.000 dari Honda Banten. dan Ayam Geprek Dewek Ciracas Kota Serang

Irul, Rini, dan Ibu

Oleh Gol A Gong

Irul memarkir motor di depan rumahnya yang tidak memiliki halaman. Dia merapatkan motornya ke tembok. Pintu dan jendelanya juga langsung berbatasan dengan selokan. Biasanya jendelanya yang lebar terbuka, karena ada dagangan ibunya.

Irul mendorong pintu, berbarengan dengan ibunya yang membukakan pintu.

“Motor siapa itu?” ibunya mengusap-usap lampu depan motor.

“Temen!” suara Irul masuk ke dalam rumah.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)