2 Hal Penting dalam Novel yang Sering Dilupakan Penulis

Karakter tokoh, itu sangat penting dalam cerpen atau novel. Terutama novel. Ketika pembaca melihat sebuah novel tebalnya sekitar 5 – 10 centimeter, keningnya berkreut. Tapi ketika diberi tahu bahwa karakter tokoh di novel itu unik atau menarik, biasanya pembaca tidak peduli lagi dengan ketebalan buku.

Penulis (pemula) sering melupakan 2 hal penting dalam novel. Yaitu:

  1. Pesan moral yang disusupkan ke dalam tokoh, sehingga mmiliki karakter yang kuat. Biasanya pesan moral adalah sesuatu yang baik. Maka biasanya tokoh protagonis (baik) membawa misi ini.
  2. Melupakan tokoh jahat (antagonis). Padahal tokoh antagonis ini juga membawa pesan moral kepada pembaca, tapi dengan cara terbalik. Jika kita membaca novel “Balada Si Roy” yang saya tulis, tokoh “Dullah” memiliki karakter jahat. Dari tokoh Dullah, kita bisa mendapatkan pesan moral: jangan berbuat jahat kepada orang lain.

Di dalam film layar lebar, tokoh ikonik antagonis adalah “Joker” – musuh bebuyutan Batman si baik. Pesan moral yang kita dapat dari tokoh jahat Joker adalah: kita tidak boleh merundung (bulliying) kepada orang lain!

Jadi pesan moral itu tidak selalu harus disampaikan oleh tokoh baik (good guy), tapi tokoh jahat (bad guy) justru bisa jadi penyampai pesan yang efektif.

Selamat menulis! (Gol A Gong)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Orang Baik dan Orang Jahat Ada Di Mana-mana

Ada pameo “don’t judge the book by the cover”. Atau juga “jangan menilai seseorang dari penampilannya”. Itu semua dimaksudkan agar kita jangan “tak kenal maka tak sayang”. Secara teori sederhana. Begitu praktik, sering muncul kejutan-kejutan yang tidak kita duga. iItu menarik bagi kita yang menekjuni dunia menulis, karena bisa menambah wawasan tentang pengembangan karakter tokoh novel kita – antagonis atau protagonis.

Ketika saya traveling pada 1980-an, saya menulis begini: orang baik dan orang jahat itu ada di mana-mana. Kata Bapak, “Kamu harus jadi orang baik.” Kemudian saya jadi tahu, mana yang pantas jadi teman atau tidak. Dan itu terus terjadi hingga sekarang di sata usia saya 57 tahun. Begitulah hidup: pahit dan manis semua harus saya reguk! (GG)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Roy dan Ani Jadi Pasangan yang Melegenda

Sudah 2 minggu Fajar Nugros – Susanti Dewi dari IDN Pictures membesut novel Balada Si Roy karya Gol A Gong ke film layar lebar dengan judul sama. Syutingnya di Rangkasbitung sejak 10 Januari 2021. Karakter Roy dan Ani di film Balada Si Roy akankan melegenda seperti Galih dan Ratna, Romeo and Juliet, Siti Nurbaya dan Syamsul Bahri, Minke dan Anneleise, Dilan dan Milea? Para pembaca novelnya dan fans berat mereka sudah menggadang-gadang bahywa mereka akan jadi pasangan yang melegenda. (Mister Gokref/Foto IDN Pictures)


#filmbaladasiroy #idnpictures #golagong

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Karakter Antagonis yang Ikonik

Para penulis atau kreator sering melupakan tokoh antagonis. Padahal tokoh antagonis sangat berperan penting. Cerita jadi lebih hidup. Kehadiran tokoh antagonis jangan selalu dianggap jahat. Tapi ia tokoh yang tidak disenangi pembaca karena memiliki sifat yang bertentangan dengan tokoh utama yang baik (protagonis). Tokoh antagonis bisa juga sebagai tokoh utama dalam novel. Tokoh yang selalu tidak sependapat dengan tokoh utama. Joker adalah tokoh antagonis yang ikonik.

Pertanyaannya kenapa harus ada tokoh antagonis? Ini dia jawabannya:

1. Kehadiran tokoh antagonis untuk menguatkan karakter protagonis. 2. Tanpa kehadiran antagonis, pembaca akan bosan. 3. Pembaca akan menunggu dengan harap-harap cemas, apakah tokoh antagonis berhasil menggagalkan tujuan hidup tokoh antagonis. 4. Tokoh antagonis harus lebih kuat sehingga mendapatkan perlawanan. 5. Sebagai penulis, kita harus menghidupkan tokoh antagonis, agar tokoh protagonis juga ikut hidup. Mereka berdua saling menghidupkan. 6. Kita harus tahu juga tujuan akhir dari tokoh antagonis. Apakah dia meninggal dalam keantagonisannya atau berubah jadi protagonis (GG)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5