Muchtar Mandala, Orang Baik dari Banten Itu Telah Berpulang…

Saya masih ingat senyum Pak Muchtar Mandala. Beberapa kali beliau mengunjungi Rumah Dunia. Paling berkesan ketika ada cara Pesta Seni malam hari di Rumah Dunia, Pak Muchtar Mandala bersarung, asik nonton sendiri. Tidak ada yang tahu keberadaan orang hebat Banten berskala internasional asal Pandeglang itu. Tapi saya memergokinya. Beliau tidak ingin diistimewakan.

Kemudian Pak Muchtar sering mendukung Rumah Dunia. Saya beberapa kali bersilaturahmi ke padepokannya di Pandeglang – Nyi Mas Ropoh. Betapa bersahajanya beliau. Saya kagum. Dia orang hebat. Dia bukan orang biasa. Apalagi ketika dia bercerita masa perjuangannya di Pasar Senen, Jakarta. Dia orang baik.

Asma Nadia dan Gol A Gong di Komunitas Bisa Menulis Rabu 5 Agustus 2020

Belajar dari Bintang bersama Gol A Gong. Registrasikan data Anda untuk mengikuti Program Bersama dari Bintang Rabu 5 Agustus 2020, pukul 16.00 – 17.00.

Program ini free, Anda dapat menyaksikan secara Live di Facebook Komunitas Bisa Menulis (KBM) Group.
Dapatkan pula kesempatan untuk mendapatkan GiveAway dari kami bagi Anda yang memenuhi syarat dan ketentuan.

Syarat dan ketentuan:
1. Install Aplikasi KBM App dari Google PlayStore
2. Komen dan tag 5 orang di kolom komentar postingan di FB Group
3. Mengisi data di GoogleForm dan Bergabung di Group WhatsApp
4. Hadir pada saat live berlangsung dan partisipasi aktif

Pemenang give away diumumkan pada saat live berlangsung,
dan akan dinyatakan gugur apabila pada saat live tidak hadir menyimak.

Pemulung Bisu-Tuli yang Baik Hati

dia pemulung
bisu tuli
kebaikannya tanpa pamrih
karena bisu-tuli
dia tidak tahu jika orang-orang
mengolok-olok kebaikannya

dia bisu tuli
dia tidak tahu
jika banyak orang
mengaku jadi temannya
karena ingin disebut
: orang baik

karena dia bisu tuli
dia tidak tahu banyak orang
munafik
di sekelilingnya

Dia bisu tuli
begitu cara Tuhan
menyelamatkan hidupnya

Dia terus saja membersihkan jalanan
membersihkan hatinya sendiri

***

PINTU SURGA – Ini film pendek penuh hikmah karya peserta Kelas Film Rumah Dunia angkatan 2020. Ini praktik baik literasi digital, latihan membuat film pendek dengan peralatan sederhana.

Belajar Kepada Asma Nadia

Saya terkejut ketika membaca status Asma Nadia di IG pada Minggu 2 Agustus 2020, “Saya pribadi sejak kecil diajarkan untuk menerima nasihat dan kritik yang ditujukan kepada saya sebagai hadiah bukan beban. Maka perasaan yang kemudian lahir bukan kesal apalagi merasa tertekan melainkan syukur dan penuh terima kasih.”

Tonton “Pintu Surga” Sabtu 1 Agustus 2020, Pukul 10.00 di GolAGong TV

Salam dari Rumah Dunia sekarang tentang kiprah para relawan di Kelas Film. Tonton Sabtu 1 Agustus 2020, pukul 10.00 di GolAGong TV. Ini tugas dari Kelas Film Rumah Dunia untuk jenis drama. Rudi RustiadiSetiawan Jodi FakharCharlis Ridho, dan Jordy Alghifari menggarap film pendek penuh hikmah ini. Ayo, nonton bareng di https://www.youtube.com/watch?v=5YKc8WqZypY .

Aktor utamanya Fadli, office boy Rumah Dunia. Kami ingin menaikkan derajat Fadli. Semoga nanti dia mau belajar di SKB Kota Serang. Semoga juga film pendek ini ditonton banyak orang. Para pemain lainnya anak-anak kampung Ciloang yang aktif ke Rumah Dunia.

Putra KamiTidak Ingin Jadi Penulis

Saya paling senang menikmati foto putra kedua kami yang ditutupi scarf ini. Kata putra kedua kami, “Di balik scarf itu Aa senyum lho, Pah.” Saya membayangkan senyumnya yang misterius.

Menjelang subuh, Rabu 29 Juli 2020, saya kangen anakku. Dia sudah memutuskan tidak pulang ke rumah tetapi meneruskan kuliah di Abu Dhabi. Alhamdulillah, berkat do’a para sahabat semua, putra kami diterima di sebuah perguruan tinggi di Abu Dhabi Juli 2020 ini. “Empat tahun ke depan hingga 2024, Aa kuliah. Doakan, ya!”katanya saat video call.