Membangun Karakter Tokoh Lewat Dialog

“Ternyata banyak perempuan cantik di Snack Video dan Tik Tok. Itu menandakan, tidak perlu khawatir kita kehabisan stok. Hanya saja, saya sering was-was, khawatir model yang ditampilkan adalah perempuan yang pernah kutiduri,” Om Takerjang menyedot cerutunya kuat-kuat.

Nah, bisa menebak karakter tokoh “Om Takerjang” seperti apa? Segera bergabung dengan peserta lain di Kelas Menulis Novel Best Seller secara Online bersama Gol A Gong, Edisi bulan November 2020. Kontak Tias Tatanka di 081906311007.

Nasihat Orang Tua Kepada Pemuda

Halo Pemuda-Pemudi Indonesia! Mana Semangatmu? Ini Dia! semoga senantiasa bergelora api semangatmu!🤗Besok PPI Dunia akan mengadakan acara talkshow, loh!

Talkshow ini tentang apa sih? 🤔

Talkshow ini akan memberikan gambaran pemuda untuk memberikan kontribusi positifnya dalam kemajuan bangsa Indonesia dan mengajak para pemuda untuk menjadikan peristiwa Sumpah Pemuda sebagai momentum penting dalam meluncurkan ide-ide, tekad, serta sumbangsihnya untuk bangsa!

Esai Perjalanan bersama Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara

Cinta bisa kita wujudkan dalam bentuk apa saja. Cinta kepada-Nya – sang Pencipta, selain dalam bentuk ritual ibadah, juga menjaga serta merawat alam semesta ini. Saya senang traveling – itu bagian dari perwujudan cinta saya kepada sang Pencipta. Sebagai rasa syukur karena saya diberi kesehatan dan keselamatan selama perjalanan, saya mengabadikannya lewat tulisan.”Perjalanan Asia” adalah buku catatan perjalanan pertama saya. Diterbitkan Puspa Swara pada 1992.

Pasang Iklan di Gol A Gong Kreatif Dot Com

Assalammualaikum. Inilah upaya saya beradaptasi dengan literasi digital. Setelah membuka Kelas Menulis Gol A Gong secara Online, kini website golagongkreatif.com membuka kesempatan untuk para sahabat memasang iklan. Perbulannya Rp. 250 ribu dan profil usahanya akan ditulis dan diunggah di sini. Iklan akan dibuat di kolom sebelah kanan. Silakan kontak ke 0819 06311 007.

Perjalanan 50 Tahun Sastra Banjarbaru

“Seandainya tahun demi tahun adalah kumpulan teks dalam novel yang menuntut untuk saling dihubungkan, maka sekecil apa pun sebuah peristiwa tak ada yang boleh dilupakan.” (Harie Insani Putra)
***

Sejak Minggu, 13 September 2020, saya “traveling” di areal Museum Literasi Gol A Gong. Mengamati satu demi satu judul buku. Alhamdulillah, pada 20 September 2020, beberapa buku yang “nyunsep” sulit saya cari di rtimba belantara buku, akhirnya saya temukan. Terutama buku “50 Tahun Sastra Banjarbaru” (Sejarah dan Jejak Komunitas), disusun Ali Arsy, Arifin Noor Hasby, dan Hudan Nur.

Sepatu Gunung Untuk Traveling

Entah sudah berapa buah sepatu gunung kubeli. Ada yang kemudian aku jual di perjalanan, karena kehabisan uang, ada yang kuberikan kepada orang lain, sesuka hati saja. Tapi sekarang kedua anak kelakiku sudah besar. Terutama yang kuliah di Abu Dhabi – Gabriel Firmansyah, 21 tahun, jika liburan dan traveling, pasti memilih salah satu dari ketiga sepatu itu. Anak lelaki kedua – Jordy Alghifary sudah di kelas 2 SMA, mulai merencanakan traveling. Kita lihat saja nanti. Kini ketiga sepatu gunung itu aku simpan di Museum Balada Si Roy.

Sarinah Adalah Perempuan Indonesia versi Bung Karno

Sarinah – Kewajiban Wanita dalam Perdjoeangan Republik Indonesia

Penulis Ir. Soekarno
Panitya Penerbit Buku-buku Karangan Presiden Sukarno, 1963
Tjetakan ketiga

“Banjak sekali pergerakan-pergerakan kita kandas di tengah djalan karena keadaannja wanita kita.” (Gandhi)

“Djikalau tidak dengan mereka (wanita), kemenangan ta’ mungkin kita tjapai.” (Lenin)

“Diantara soal-soal perdjoeangan jang harus diperhatikan, soal wanita hampir selalu dilupakan.” (Kemal Ataturk)

###