Resensi buku Robohnya Surau Kami karya A. A. Navis yang mengajak pembaca merenungkan makna ibadah, kepedulian sosial, dan kehidupan manusia.
Robohnya Surau Kami: Cerpen yang Menampar Kesadaran

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Resensi buku Robohnya Surau Kami karya A. A. Navis yang mengajak pembaca merenungkan makna ibadah, kepedulian sosial, dan kehidupan manusia.

Puisi Esai Gen Z tentang kesehatan mental, tekanan keluarga, dan fenomena Gen Z yang mencari ruang aman melalui percakapan dengan AI.

Puisi Esai ini mengangkat tragedi kekerasan anak dalam rumah tangga melalui kisah memilukan seorang bocah di Sukabumi yang kehilangan kasih sayang dan nyawanya akibat penyiksaan ibu tiri.

Serang, 25 Mei 2026 – Dunia kewirausahaan inklusif di Indonesia, khususnya di Provinsi Banten, kini memiliki wadah baru dengan dirumuskannya Himpunan Pengusaha Difabel Indonesia (HIPADI) …

Jakarta — Ketua KONI Provinsi Banten Agus Rasyid menyebut penetapan Banten sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII 2032 sebagai sejarah baru sejak Provinsi …

Menyelami Kompleks Pemandian Tirto Marto Pengging di Boyolali dengan tiga umbul bersejarah, suasana asri, dan legenda kerajaan yang menarik untuk wisata keluarga.

Oleh: Zaeni Boli Mesti bangga dengan karya sendiri. Produksi sebuah film bukanlah pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan proses yang terkadang membuat kita hampir menyerah, namun dengan …

Bedah buku *Wajah Baru Indonesia di Tanah Arab* di Rumah Dunia pada Hari Buku Nasional 2026 membahas transformasi diaspora profesional Indonesia di Arab Saudi.

Puisi Esai ini mengangkat kegelisahan Gen Z dan milenial yang menunda mimpi, pernikahan, hingga memiliki rumah akibat tekanan ekonomi, mahalnya kebutuhan hidup, dan ketidakpastian masa depan.

Puisi Esai Gen Z yang mengangkat krisis lingkungan Sungai Ciliwung melalui simbol ikan sapu-sapu, pencemaran sungai, dan refleksi manusia urban terhadap alam yang perlahan rusak.

Oleh Kiki Pebrianto – Relawan Rumah Dunia Minggu malam, 3 Mei 2026, aku membawa sebuah buku ke Kedai Searah – Rumah Dunia dengan niat ingin …

Resensi novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati yang mengangkat perjuangan Ale menghadapi putus asa, dan proses menemukan arti hidup.

Buku Dewasa Tak Seseram Isi Kepalamu terasa lebih relevan setelah memasuki dunia kerja dan menghadapi realita kehidupan usia 20-an.

Buku yang saya temukan adalah Bicara Itu Ada Seninya karya Oh Su Hyang.

Museum Literasi Gol A Gong membawa pengalaman penuh inspirasi tentang perjuangan, literasi, dan mimpi yang dibangun melalui membaca dan menulis.

Saya senang sekali bisa mengikuti kegiatan pusling ini meski tidak digaji, karena ini merupakan bentuk pengabdian relawan terhadap Rumah Dunia.

Puisi esai tentang kekerasan anak di daycare ini mengungkap luka tersembunyi di balik ruang bermain yang tampak aman