Rumah Dunia: Dari Nol Literasi ke Berdaya dengan Buku

Banyak orang yang pada awalnya tidak tahu manfaat membaca buku, kemudian menjadi kecanduan membaca buku. Tapi begitu akses terhadap buku mudah, dunia yang tadinya mereka anggap gelap berubah terang.

Para relawan Rumah Dunia di Serang-Banten, contohnya. Pada mulanya karena desakan ekonomi. Mereka mencari-cari cara agar bisa kuliah gratis, biaya bulanan gratis, dan syukur-syukur mendapatkan Ilmu tambahan. Ada yang jadi marbot, jadi “office boy” di sebuah organisasi masyarakat atau kepemudaan, dan di mushola atau UKM kampusnya.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Relawan Rumah Dunia, Manggung Dadakan di Festival Hari Buku Nasional

Hari kedua Festival Harbuknas – Kamis 27/5/2021 – berjalan dengan baik. Stand Rumah Dunia (RD) selalu penuh pengunjung,. Ada yang datang untuk beli buku, ada yang konsultasi kepenulisan, ada yang menunggu Gol A Gong membagikan buku gratis, ada juga yang sekedar ingin foto-foto dengan Gol A Gong.

Ditengah tengah padatnya pengunjung disitulah peran relawan diuji, mencari cara agar pengunjung yang menunggu giliran untuk menghampiri Gol A Gong tidak begitu monoton dan merasa bosan. Kami melakukan cara untuk bersikap ramah agar menjaga kehangatan suasana, mampu merespon dan juga menyambut dengan baik, dan juga menampilkan sesuatu agar tidak monoton dan bosan, seperti akustikan contohnya.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Stand Rumah Dunia di Festival Hari Buku Nasional Seru

Saya tiap hari nongkrong di Festival Hari Buku Nasional, Untirta Banten, kampus baru Sindangsari, Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten.

Alhamdulillah, setiap stand memiliki kegiatan harian. Stand Taman Bacaan Daligo KSB dengan program unggulan Podcast.

Stand Rumah Dunia juga meet and great dengan Gol A Gong dan relawan. Give away buku motivasi “Gigih” (Republika) karya Diday Tea diserbu pengunjung. Book signing novel Balada Si Roy juga seru. Diskusi literasi semakin membuat stand sesak.

Festival Hari Buku Nasional dimulai pada 26 Mei dan ditutup 30 Mei 2021. Andi Suhud Trisnahadi selaku Ketua Panitia mengatakan, “Banten hebat. Literasi di Banten sangat tinggi. Antusiasmenya luar biasa. Ini di luar dugaan kami. Penjualan buku juga memuaskan.”

#rumahdunia #harbuknas

Stand Rumah Dunia kedatangan tamu dari Piksi Input, Banten, menawarkan kerja bersama berupa pemberian beasiswa.
Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Relawan Rumah Dunia Jualan Ta’jil Saat Puasa 2021

Setiap sore, menemani Relawan Rumah Dunia,di Serang Banten,menekuni literasi keuangandi Cafe Rendez-vous. Mereka jualan ta’jil seperti es buah, gorengan, dan paket murha makan ayam geprek untuk buka puasa 2021.

Mereka adalah contoh sukses literasi berbasis inklusi sosial. Dari anak muda nol literasi kemudian jadi mahasiswa.

Taman bacaan atau perpustakaan masyarakat jadi daya dorong bagi mereka menuju literasi yang bermanfaat, yaitu literasi kesejahteraan.

Tajil, tajil, siapa mau beli!

#rumahdunia #puasa2021 #tamanbacaan #literasikesejahteraan #literasikeuangan #golagong #gerakanliterasinasional #perpustakaanmasyarakat

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Kelas Jurnalistik Rumah Dunia

SERANG-Meski di bulan Ramadan, Rumah Dunia (RD) tetap konsisten menjalankan aktivitas Kelas Jurnalistik (KJ). Pagi ini (Selasa 20/4/2021) para relawan mengikuti KJ yang dimulai dari pukul 08.00 hingga 09.00 WIB. Materi yang disampaikan Gol A Gong sebagai mentor adalah “praktik menulis berita”.

KJ ini biasa dilakukan setiap Selasa, diikuti oleh relawan inti yang tidur di mess relawan dan dibimbing langsung oleh Gol A Gong, pendiri Rumah Dunia. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan jurnalistik relawan.

Bukan hanya KJ, tapi Kelas Cerpen hari Kamis pagi dan Kelas Esai (orasi literasi) Jum’at malam.

Gol A Gong berharap kemampuan relawan Rumah Dunia di bidang menulis harus tetap diasah dan dikembangkan. “Menulis itu harus tetap dilakukan, saya tetap ingin mengadakan kegiatan ini agar semua relawan tetap konsisten di dunia kepenulisan,” ungkap Gong.

Taufik R Insan – relawan Rumah Dunia asal Menes, Pandeglang senang dengan Kelas Jurnalistik ini. “Menulis berita melatih sikap kritis saya,” katanya.

Kelas Jurnalistik – bagian dari Kelas Menulis Rumah Dunia, diluncurkan pertama kali pada 2002, sudah banyak melahirkan wartawan handal di Banten, bahkan menembusnya nasional. (*)

*) Tulisan ini tugas praktik menulis berita oleh Niko Sanjaya – peserta Kelas Jurnalistik . Tidak ada yang diedit.

#Komunitas Rumah Dunia #relawanrumahdunia #tamanbacaan #kelasjurnalistik #aktivitasramadan #perpustakaanmasyarakat

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Gotong-royong Perbaikan Lantai Gedung Rumah Dunia di Serang Banten

Update per-21 April 2021.

Alhamdulillah, total terkumpul : Rp 7.950.000,-
Tersisa Rp 12.050. 000,- lagi untuk perbaikan lantai gedung Surosowan Rumah Dunia di Serang Banten. Insya Allah.

Sahabat, jika punya rezeki berlebih, gotong-royong membeli 1 meter keramik plus bahan dan ongkos tukangnya sebesar Rp. 100.000,-/meter untuk perbaikan lantai gedung Rumah Dunia.

Luasnya 20 X 10 M2 total seluas 200M2 : Rp 20 juta. Lantainya sudah banyak yang mengelupas dan kotor berdebu. Semoga dengan lantai keramik bisa lebih bersih.

Silakan yang mau bergabung.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5