Gempa Literasi Anyer – Panarukan

Kompas dengan Ekspedisi Anjer-Panaroekan, 2008. Kami di Komunitas Rumah Dunia dengan Tur Gempa Literasi Anyer-Panarukan, 2014. Terima kasih Forum TBM, Forum Lingkar Pena, dan komunitas literasi yang sudah mendukung gerakan literasi lokal ini. Terutama Yudhistira Juwono dari Yayasan Tunas Cendekia, yang sudah meminjamkan mobil kepedulian kepada kami. Kedua buku ini jadi kolkesi Museum Literasi Gol A Gong.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Museum Literasi Gol A Gong Kedatangan Tamu

Pada Senin 26 Oktober 2020 lalu, Museum Literasi Gol A Gong yang terletak di areal dalam Rumah Dunia, kedatangan tamu dua penulis. Pertama Hilman Lemri dari Menes, Pandeglang. Hilman sehari-hari sebagai editor di Untirta Press. Hilman menyumbangkan beberapa buku karyanya. “Museum Literasi yang dibuat oleh penulis seperti Mas Gol A Gong, nanti akan berguna di masa depan. Terutama untuk penelitian ‘Gerakan Literasi di Banten’ sangat berguna.”

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Penulis Pandeglang Menyumbang Buku ke Museum Literasi Gol A Gong

Museum sangat penting sebagai stimulus untuk generasi muda dalam berkarya. Gol A Gong melakukan sendiri di rumahnya dengan membuka Museum Literasi Gol A Gong. Begitupun dengan Andrea Hirata. Ia juga membuka Museum di Babel sana. Sementara saya belum bisa bikin museum, maka hal yang bisa saya lakukan adalah menyumbangkan buku karya saya untuk di koleksi dalam sebuah museum pada Senin, 26 Oktober 2020. Bagaimana dengan Anda? (Hilman Lemri)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5