Safari Literasi Sumatera #9: Rumah Makan Terapung dan Pulau Kemaro

Ahmad Wayang – Wartawan golagongkreatif.com

Usai acara di kampus UIGM, Selasa 22 November 2022, kami tim Safari Literasi Sumatera bertolak ke hotel. Setelah istirahat sebentar, kami diantar oleh Hardi Saputra (31) yang merupakan pendiri Komunitas Sobat Literasi Palembang untuk makan siang di rumah makan terapung, sungai Musi. “Nanti rasakan sensasinya, makan sambil bergoyang-goyang,” kata Hardi.

Saya dan yang lain begitu lahap makan. Baru kali ini saya sendiri merasakan sensasi makan di rumah makan terapung atau orang menyebutnya makan di perahu bergoyang. Rasa pindang patin begitu enak dan segar. Sambalnya terasa pedas pas, dengan tambahan nanas yang membuatnya jadi terasa asam-asam-pedas dan gurih. Saya pun sampai beberapa kali menambah nasi. Selain itu tersedia sambal lain dengan potongan buah mangga dan lapapan. >>> ke halaman berikutnya

Kuliner: Burcel Ende Samiah

Anas Al Lubab – Wartawan golagongkreatif.com

Mungkin anda bingung, apa itu burcel baru denger atau baca. Itu sebenarnya cara saya menyingkat bubur dan pecel, perpaduan yang unik dan jarang kan? atau mungkin saya mainnya kurang jauh ternyata di daerah anda pun ada hal demikian?

Bubur campur pecel atau lotek dengan toping suwiran goreng bakwan tipis selalu menjadi sarapan favorit pagi saya di kampung istri (Kp. Eurih Padarincang). Yang diburu kalau pulang Selain silaturahmi, ya berburu burcel Ende Samiah.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)