Sebagai Duta Baca Indonesia lokus kegiatan tidak hanya Dinas Perpustakaan Daerah, tapi juga di kampus, pondok pesantren, bahkan di komunitas.
Kaleidoskop Duta Baca Indonesia 2023: 12 Kegiatan dengan Perpusnas RI

Dunia Kata, Dunia Imajinasi
Suka-duka kampnye baca-tulis

Sebagai Duta Baca Indonesia lokus kegiatan tidak hanya Dinas Perpustakaan Daerah, tapi juga di kampus, pondok pesantren, bahkan di komunitas.

4 Pilar ini apa aja? Literasi keluarga, Komunitas, TIK, dan jejaring. Tanpa ini, sulit bersaing di era industri 5.0 ini.

Sebelum saya jadi Duta Baca Indonesia, saya sudah biasa blusukan atau safari literasi. Juga ke SLB, bertemu dengan pegiat literasi disabilitas.

Saya sebagai Duta Baca Indonesia jadi pelayan literasi dari Sabang hingga Merauke, 2021-2023.

Selama 3 tahun mengisi 833 kegiatan. Setara sehari 1 kegiatan sepanjang 2021 hingga 2023 sebagai Duta Baca Indonesia.

Tahun ketiga sebagai Duta Baca Indonesia. Dari 12 kegiatan berkembang jadi 276 kegiatan.

Tahun kedua sebagai Duta Baca Indonesia. Dari 15 titik APBN bertumbuh sehat jadi 436 titik kegiatan Duta Baca Indonesia 2022.

Tahun pertama sebagai Duta Baca Indonesia, April-Desember 2021. Dari 12 kegiatan APBN jadi 121 titik kegiatan.

Kedatangan saya sebagai Duta Baca Indonesia harus dimaksimalkan jika sedang di daerah – terutama luar Jawa, yaitu berkolaborasi.

Penghakiman Lembaga survey luar negeri yang menyatakan bahwa minat baca masyarakat Indonesia lemah nampaknya keliru. Duta Baca Indonesia menyakini bahwa minat baca masyarakat Indonesia justru kuat.

Saya mendatangi komunitas, sekolah, pondok pesantren, dan masyarakat ke desa-desa hingga kampung, untuk berbagi pengalaman menulis. Bahwa dengan menulis kitab bisa berdaya, bahkan sejahtera.

Saya memercayai bahwa mengampanyekan gerakan literasi harus berkolaborasi dengan berbagai komunitas dan institusi. Mulai dari komunitas dongeng, musik, penulis, penerbit, petani, akademisi, pegiat literasi, dan duta baca daerah se-Indonesia.

Kolaborasi antara Duta Baca Indonesia dan stakeholder untuk meningkatkan indeks literasi sangat penting.

Pelatihan menulis yang digawangi Gol A Gong sebagai Duta Baca Indonesia diharapkan bermunculan penulis baru mampu menulis dan menerbitkan buku sehingga kebutuhan buku di daerah bisa tercukupi.

Literasi tidak hanya baca-tulis, tapi ada 5 tingkatan literasi yang harus dimiliki seluruh masyarakat Indonesia,

Katanya di Banten memprihatinkan. Kota yang tidak bahagia, kota yang tertinggal, kota yang tidak layak. Waduh. Bener nggak?

Safari Literasi Duta Baca Indonesia – Perpusnas RI adalah cara terbaik yang efektif, produktif, dan inovatif dalam menggelorakan budaya membaca dan menulis.