Ketika melamar Tias Tatanka , 1996, aku menjanjikan mas kawin seperangkat alat salat, perpustakaan (Rumah Dunia) dan keliling dunia dengan cara dicicil. “Tapi keliling dunianya ala traveler. Travelingnya ala backpacker,” kataku sambil mengingatkan, bahwa aku orang kebanyakan.


Halaman: 1 2

