Oleh Jordy Al Ghifari
Hari Minggu, 28 Desember 2025, aku baru saja mendarat di Don Mueang. Membutuhkan 3 jam perjalanan dari Bandara Soekarno Hatta. Oh iya, ngomong-ngomong kami berdua satu pesawat dengan Kristo Immanuel.
Sesampainya aku di Bangkok, bersama Adek Azka, kami berdua keluar pesawat dan langsung menuju TDAC, semacam imigrasi di negara Thailand. Setelah menunggu dan selesai ngurus TDAC, kami berdua langsung membeli e-SIM (Electronic SIM Card) dengan harga 500 baht/orang. Sekitar 250 ribu kalau dirupiahkan.


Setelah selesai membeli e-SIM, kami berdua langsung keluar untuk menghampiri papah yang sudah menunggu di bandara. Singkat cerita, kami sudah bertemu dengan papah, lalu kami membeli makanan dan minuman dengan total harga 140 baht. Kami bertiga lanjut naik bus dengan nomor A-4, kami turun di Phra Athit, Sanam Luang. Di dalam bus, aku melihat isi dari negara Thailand. Aku fokus memandangi lingkungan atau kawasan sekitar.
Untuk kalian yang ingin pergi ke Thailand atau kebingungan, kalian bisa menggunakan bus A-4 dari Bandara Don Mueang menuju Khaosan. Karena di Khaosan banyak turis atau wisatawan yang berkunjung ke tempat ini. Dan saya sangat amat merekomendasikan datang ke Khaosan, Thailand. Selain itu, di Khaosan banyak sekali makanan dan minuman khas Thailand. Contoh, street food Thailand identik dengan kalajengking, ulat, jangkrik, dan lain-lainnya. Jadi, banyak pilihannya. Selain F&B, banyak juga hotel/hostel yang murah, tapi dekat dengan tempat makan atau tempat-tempat lainnya.


Setelah sampai hotel, kami menaruh barang-barang bawaan kami di kamar dan melanjutkan perjalanan mencari makan malam di daerah Khaosan, Thailand. Kami makan di restoran India yang bernama Tikka N Talk. Sehari merasakan di Thailand, harganya jauh lebih mahal dibandingkan dengan di Indonesia. Aku beli rokok di 7-Eleven seharga 104 baht, kalau dirupiahkan 50 ribuan, dan beli kopi seharga 70 baht, kalau dirupiahkan 40 ribu.

Yang aku rasakan di hari pertama di Thailand, aku sedikit culture shock. Ya, betul, culture shock dengan banyaknya bahasa asing yang tidak pernah aku dengar sebelumnya, terutama bahasa Thailand. Dan bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris. Ini menjadi tantangan dan hal yang baru untuk diri aku sendiri. Aku bisa melatih bahasa Inggris.

Hari ini tidak begitu banyak aktivitas yang dilakukan karena aku tidak memiliki banyak waktu. Dan besok dan seterusnya akan menjelajah tempat-tempat yang ada di Thailand dan negara-negara lainnya.
Tonton Reels pertamaku di link berikut ini: Video Pertama
https://www.instagram.com/reel/DS0OkmekjaY/?igsh=YnRmamFpOGs3Z29p




